Iklan
Iklan

Wawako Maigus Nasir Hadiri Khatam Alquran dan Wisuda Tartil MDTA Darul Muslimin Muhammadiyah

Padang – Sebanyak 25 santri mengikuti Khatam Alquran dan Wisuda Tartil ke-5 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) Masjid Darul Muslimin Muhammadiyah di Komplek Muslim Village Sang Surya Rimbo Tarok, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Minggu (7/6/2026). Momentum penuh haru itu menjadi bukti nyata tumbuhnya semangat mencintai Alquran di tengah generasi muda Kota Padang.

Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Khatam Alquran Kita Tingkatkan Ghirah dan Kecintaan pada Alquran” tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir yang hadir bersama Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, Kepala MDTA Darul Muslimin Muhammadiyah Fahrul Usmi, pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta para orang tua santri.

Dalam suasana khidmat, sembilan santri mengikuti prosesi khatam Alquran, sementara 16 santri lainnya menjalani wisuda tartil sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka dalam mempelajari bacaan Alquran.

Maigus Nasir menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada pengelola MDTA Darul Muslimin Muhammadiyah yang dinilai konsisten membina generasi muda melalui pendidikan Alquran. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan khatam dan wisuda tartil secara rutin setiap tahun sejak berdiri pada 2021 menunjukkan komitmen kuat lembaga tersebut dalam melahirkan generasi Qurani.

“Selamat kepada anak-anak yang hari ini mengikuti khatam Alquran dan wisuda tartil. Ini adalah awal untuk terus mempelajari, memahami, dan mengamalkan ajaran Alquran dalam kehidupan,” ujar Maigus Nasir.

Ia menegaskan bahwa khatam Alquran bukanlah garis akhir dari proses belajar, melainkan langkah awal untuk memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai Alquran serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Maigus, keberhasilan MDTA Darul Muslimin Muhammadiyah menjadi gambaran bahwa pembinaan berbasis masjid mampu menjadi benteng moral sekaligus wadah pembentukan karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan zaman.

“Apresiasi bagi MDTA Darul Muslimin Muhammadiyah yang telah berhasil melahirkan santri-santri yang terus meningkatkan kemampuan membaca serta memahami Alquran,” katanya.

Pada kesempatan itu, Maigus Nasir juga memaparkan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat melalui Program Unggulan (Progul) Smart Surau.

Program tersebut mencakup berbagai kegiatan seperti Subuh Mubarokah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi rumah tahfiz, hingga penyediaan ruang belajar digital dengan akses WiFi gratis di masjid. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, pembinaan karakter, dan pengembangan potensi generasi muda.

Menurut Maigus, keberhasilan Smart Surau tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Diperlukan sinergi antara pengurus masjid, lembaga pendidikan keagamaan, tokoh masyarakat, dan orang tua agar pembinaan generasi muda berlangsung secara berkelanjutan.

“Kolaborasi semua pihak menjadi kunci dalam menyukseskan program Smart Surau dalam rangka mencetak generasi yang kuat iman, unggul akhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.

Di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan sosial, semangat yang tumbuh dari MDTA Darul Muslimin Muhammadiyah menjadi secercah harapan bahwa generasi muda Padang tetap memiliki pijakan kuat pada nilai-nilai Alquran. Dari sudut Rimbo Tarok, upaya membangun peradaban melalui pendidikan agama terus bergerak, melahirkan anak-anak yang tidak hanya mampu membaca Alquran, tetapi juga siap menjadikan ajarannya sebagai pedoman hidup.(**/Bt)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News