Jakarta, Dutametro.com – Dilaporkan sebanyak 20 rumah warga hangus terbakar saat kebakaran melanda permukiman penduduk di Jalan Subur Ujung, RT 16/RW 09 Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel). Laporan tersebut disampaikan ole Ketua RT setempat, Supriatna (55).
Adapun Supriatna menyebutkan “Sekitar 20 rumah, 160 orang yang terdampak kira-kira. Untuk KK-nya kita belum hitung” katanya di lokasi, Jumat (7/7/2023).
Selanjutnya dia mengatakan kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Sedangkan pada mulanya Supriatna mendapat laporan dari warga, lalu ia melaporkan ke pemadam kebakaran.
Diungkapkannya “Kebakaran cepat membesar karena objek yang terbakar mayoritasnya bangunan semi permanen” ucapnya.
Mengenai penyebab kebakaran tersebut, hingga kini Supriatna belum mengetahui asal muasal api kebakaran tersebut. Sebab katanya keterangan dari warganya masih simpang siur.
Dikatakannya “Kami belum tahu penyebabnya apa, termasuk kerugian. Nanti dihitung lebih dulu sama pihak terkait” ujarnya.
Sementara untuk saat ini ia mengatakan warga yang terdampak akan diungsikan ke RPTRA Kebon Sawo. Bahkan beberapa dinas terkait juga sudah menyalurkan bantuan untuk para korban terdampak.
Supriatna membeberkan “Kita sudah ada dari Dinsos dan pihak terkait. Kita akan ungsikan ke RPTRA Kebon Sawo. Tapi untuk sementara ini masih di musala dan rumah warga” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di permukiman rumah semi permanen daerah Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel) pada sore tadi. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan.
Sementara itu di Jalan Subur Ujung, RT 16/09 Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (7/7/2023) api sudah berhasil dipadamkan pada pukul 20.30 WIB. Para petugas pemadam juga sudah melakukan pendinginan di lokasi kebakaran.
Selanjutnya beberapa mobil pemadam mulai meninggalkan lokasi. Terlihat satu mobil ambulance yang berjaga di sekitar.
Bahkan warga juga terlihat masih mengerumuni tempat lokasi kebakaran. Beberapa menit setelah pendinginan listrik rumah yang ada di sekitar mulai dinyalakan kembali.
Kemudian juga terlihat beberapa petugas Dishub, polisi, dan dinas terkait di lokasi untuk mendata korban terdampak kebakaran.(H.A)

















