Minggu, Mei 19, 2024

Doni Siregar Ketua Geng Pemalak yang Viral di Jalinsum Palembang Akhirnya Ditangkap Polisi

Must read

Palembang, Dutametro.com – Doni Siregar (28) pemalak yang viral di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Simpang Talang Kelapa, Sumatera Selatan akhirnya ditangkap satuan Polsek Sukarami Palembang. Pelaku merupakan ketua geng pemalak yang kerap meresahkan pengendara di wilayah tersebut.

Adapun hal itu dibenarkan Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Ikang “Iya, pemalakan yang viral di Simpang Talang Kelapa itu pelakunya sudah kita tangkap” katanya, Selasa (4/7/2023).

Kemudian menurut Ikang, pelaku yang diamankan itu berperan sebagai ketua geng di sana. Doni ini katanya yang mengkoordinir remaja-remaja itu dalam melakukan aksi pemalakan di wilayah tersebut.

Ikang menyebut “Pelaku ini merupakan ketua gengnya, pentolannya lah. Jadi mereka yang malak-malak itu dibawah dia ini” katanya.

Sedangkan Doni sendiri, ujarnya ditangkap saat berada di kosannya di wilayah Komplek Pulo Gadung Permai, Kelurahan Karya Baru, Alang-Alang Lebar, Palembang. Senin (3/7) malam.

Ikang juga menjelaskan “Hingga saat ini pelaku masih kita periksa lebih lanjut karena ada indikasi pelaku juga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, ini masih kita dalami” jelasnya.

Seperti sebelumnya, aksi pemalakan yang dilakukan sejumlah remaja kepada pengendara mobil di Jalan Lintas Sumatera wilayah Palembang, Sumatera Selatan viral di media sosial. Bahkan remaja tersebut nekat memasukkan kepalanya ke mobil dan mengancam akan melempari mobil warga yang melintas.

Bahkan dalam video berdurasi 21 detik itu nampak seorang remaja pria berbaju hijau tengah memasukkan tangan dan kepalanya ke kabin mobil melalui jendela yang terbuka.

Adapun kejadian itu disebut terjadi di Jalinsum Palembang, Simpang Lampu Merah Talang Kelapa, baru-baru ini.

Dalam melakukan aksinya remaja itu nekat memasukkan kepalanya untuk memaksa sang sopir memberikan sejumlah uang yang diminta. Sementara dari sisi kiri juga terlihat dua remaja perempuan mengintip ke bagian jendela yang sedikit terbuka.

Meski sopir sudah menegur dengan nada membentak, remaja itu masih tetap berada di posisinya. Dia masih enggan pergi karena uang yang dia minta belum diberikan sang sopir.

Pelaku juga tak takut aksinya direkam “Rekamlah kubabit (lempar batu) mobil kamu” ancam remaja itu kepada sopir dan penumpang mobil itu.

“Iya nanti tenang dulu hei nggak usah berisik nanti di enjuk’i (nanti di kasih)” jawab sang sopir memenangkan remaja tersebut.

“Cepatlah, makanya Rp 2000 gila” jawab remaja itu sembari mengambil uang dari sang sopir lalu kabur.(H.A)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article