Minggu, Mei 26, 2024

Polisi Tembak Anggota Begal Kelompok Lampung Yang Melawan Saat Ditangkap di Jakarta

Must read

Jakarta, Dutametro.com – Polisi akhirnya berhasil menangkap anggota begal motor kelompok Jabung, Lampung yang beraksi di Jakarta Barat. Dalam sehari anggota kelompok begal ini bisa menggondol motor setidaknya lima unit sehari. Polisi terpaksa menembak kaki pelaku, karena saat proses penangkapan pelaku berusaha melawan.

Adapun pelaku berinisial OF (23) ditangkap pada Minggu (2/7) dan telah ditetapkan tersangka. Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama mengatakan, OF ditangkap pada saat beraksi di kawasan Pasar Pagi Asemka, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat.

Putra menyebut “Tersangka OF terpaksa kami lumpuhkan di bagian kakinya karena berusaha melawan saat proses pencarian motor hasil curian kelompok mereka” jelasnya, Selasa (4/7/2023).

Kemudian ujar Putra, pelaku telah memulai sepak terjangnya di dunia begal motor sejak berusia 15 tahun. Bahkan pelaku juga sudah pernah ditangkap polisi namun hanya dijatuhi hukuman penjara sekitar 1,5 bulan. Hingga saat ini tercatat ia sudah dua kali menjadi residivis kasus serupa.

“Pelaku OF sudah mulai mencuri motor saat masih berusia 15 tahun. Ditangkap polisi dan mendapat vonis pertamanya hanya 1 bulan 15 hari penjara” lanjut Putra.

Selanjutnya selain OF polisi masih memburu komplotan lainnya. Setidaknya ada 4 orang teman OF yang dikejar yakni AB, H, T, dan A.

Menurut Putra, kelompok ini bisa menggondol hingga lima unit motor dalam sehari. Selanjutnya motor hasil curian mereka dikumpulkan diparkiran sebuah rumah sakit di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Kemudian dioper ke penadah.

Putra mengatakan “Dalam satu hari saja pelaku ini dan komplotannya bisa mencuri lima motor sekaligus. Motor yang dicuri dikumpulkan satu per satu diparkiran rumah sakit. Kemudian setelah terkumpul banyak diserahkan ke penadah bernama Hengky (DPO)” ucapnya.

Kemudian Putra menjelaskan, komplotan ini juga biasanya beraksi pada akhir pekan sekitar dinihari hingga subuh.

“Pelaku sengaja memilih waktu pada hari Minggu. Mereka mulai mencuri dari dinihari hingga subuh, kemudian lanjut lagi setelah tengah hari hingga menjelang warga melaksanakan salat Maghrib” katanya.(H.A)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article