PADANG — Pemerintah Kota Padang menyambut positif penyelenggaraan Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar oleh Badan Kerja Sama (BKS) TPQ-TQA Kecamatan Kuranji di Masjid Al Muhajirin, Komplek Papcy, Kelurahan Ampang, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu sarana pembinaan moral dan spiritual bagi anak-anak di daerah tersebut.
Acara yang diisi dengan lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Buya Iskandar, Ketua Umum LKAAM Fauzi Bahar Datuak Sati, Ketua BKS TPQ-TQA Kota Padang M. Darnalis, serta Ketua Panitia Ali Rizal.
Mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah, Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia,” kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari sembilan kelurahan di se-Kecamatan Kuranji. Penyelenggaraan acara ini juga sejalan dengan komitmen Pemko Padang dalam memperkuat pendidikan keagamaan melalui Program Unggulan Smart Surau.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran strategis dalam benteng pertahanan generasi muda dari maraknya perilaku negatif, seperti kenakalan remaja, tawuran, dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
“Kegiatan seperti ini perlu kita sambut dengan kegembiraan dan apresiasi penuh. Ini merupakan salah satu solusi untuk menyelamatkan anak-anak kita, terutama kalangan pelajar, dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar Maigus Nasir.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, melainkan sarana berkelanjutan untuk memotivasi anak-anak agar semakin dekat dengan Al-Qur’an.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin anak-anak kita tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Ali Rizal menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari program kerja BKS TPQ-TQA Kecamatan Kuranji sekaligus bentuk dukungan terhadap kesuksesan program keagamaan daerah.
“Kegiatan ini merupakan sarana untuk menanamkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW di dalam hati anak-anak kita. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka dapat mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ali Rizal. **


























