Rabu, April 17, 2024

Biadab..! Ayah Kandung Tega Banting Bayinya Hingga Tewas Lalu Kabur Telanjang

Must read

Pemalang, Dutametro.com – Biadab, seorang ayah kandung di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dengan tega membanting bayi perempuannya yang baru berusia dua bulan. Bayi yang dibanting di depan rumah itu akhirnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Diketahui bahwa peristiwa itu terjadi pada Jumat (10/03/2023) sore di rumah mertua pelaku, yakni di Dukuh Penjatan, Desa Rowosari, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. Pelaku Khaerul Anam (25) sekarang telah ditangkap Satreskrim Polres Pemalang.

Sementara itu jenazah bayi yang malang tersebut dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Rowosari, tadi sekitar pukul 09.00 WIB. Ibu korban menangis histeris saat melihat jasad bayinya diantarkan ke permakaman.

Menurut keterangan Mertua pelaku, Casmadi (48) menceritakan cucu pertamanya itu dibanting di hadapannya pada Jumat (10/03/2023) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu Rasmadi sedang duduk di halaman rumah.

Disebutkan Casmadi, bahwa sebelum membanting bayinya, pelaku sempat memukul dirinya.

Lebih lanjut dikatakan Casmadi, “Saya masih duduk di sini (depan rumah). Nah dari dalam rumah itu bapaknya menimang-nimang anaknya, lalu keluar. Terus mendekat ke saya. Anaknya dicium. Lha terus saya ditonjok, saya nggak tahu alasannya. Saya ditonjok, terus banting bayinya,” ujarnya, Sabtu (11/03/2023).

Spontan melihat kejadian itu Casmadi langsung berteriak minta tolong. Sementara itu Khaerul langsung kabur. Sebelum kabur, dia sempat melepas semua pakaiannya. “Terus lari ke sana sambil telanjang. Saat melempar bayi ia belum telanjang,” ujar Casmadi.

Kemudian menurut Casmadi, selama ini Khaerul tidak punya masalah di rumah baik dengan dirinya maupun dengan istrinya.

“Tidak ada masalah apa-apa. Dia kerja nyuci mobil, kadang jahit. Tidak cekcok sama istri,” jelasnya.

Pelaku saat kabur dalam kondisi telanjang bulat, Khaerul sempat menantang berkelahi orang yang di jalan. Salah satu yang ditantang berkelahi ialah Charul Anwar (45), tetangganya.

Seperti pengakuan Charul, “Awalnya saya kaget, ada teriakan minta tolong Pak Camadi, ‘Ini anak kok dibanting’. Pelakunya lari lewat sini ketemu saya, terus nantangin saya ngajak berkelahi sambil lari,” kata Charul.

Selanjutnya warga pun melapor ke pihak desa. Kadus 3 Desa Rowosari, Amir Cholis, mengaku langsung ke lokasi. Saat itu bayi Khaerul telah dibawa ke rumah sakit.

Menurut Cholis, “Pelakunya lari tapi diamankan warga. Sebelum diamankan, pelaku mengamuk memecahkan kaca jendela rumah warga lain. Pelaku sendiri beda dusun, tapi masih satu desa sini,” ujarnya.

Kemudian oleh warga, pelaku sempat diserahkan ke pihak keluarganya lalu diserahkan ke kepolisian.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ulujami, AKP Teguh HS membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Dikatakan Teguh, “Kita bersama tim Inavis Polres Pemalang langsung ke lokasi kejadian. Korban bayi yang masih berusia 2 bulan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” katanya di kantornya.

Sementara saat ini pelaku sudah diamankan dan kasusnya dalam penanganan Satreskrim Polres Pemalang.(HA)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article