TALIABU | dutametro.com – Persaingan menuju Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pulau Taliabu tahun 2026 resmi dimulai. Sebanyak 289 peserta siap mengikuti tahapan seleksi kompetensi dasar yang digelar secara online mulai Sabtu (11/4/2026).
Seleksi tahun ini terasa berbeda dan lebih ketat. Pasalnya, sistem ujian telah terintegrasi langsung dengan server pusat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), sehingga menjamin transparansi dan objektivitas hasil.
Pada tahap awal, para peserta akan menghadapi dua ujian utama, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU). Kedua tes ini menjadi pintu gerbang penting untuk menyaring peserta terbaik yang akan melaju ke tahap berikutnya.
Pelaksanaan tes berbasis komputer dipusatkan di laboratorium SMP Negeri 1 Taliabu Barat. Untuk memastikan proses berjalan lancar dan tertib, kegiatan ini juga akan ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Pulau Taliabu.
Tak berhenti di situ, peserta yang lolos akan langsung dihadapkan pada seleksi lanjutan yang lebih menantang. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, tes kesamaptaan fisik, hingga kemampuan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan kedisiplinan akan menjadi penentu utama.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pulau Taliabu, Moh. Amrul Djinanu, menegaskan bahwa seleksi tahun ini melibatkan banyak pihak demi menghasilkan anggota Paskibraka yang berkualitas.
“Kami menggandeng TNI, Polri, pihak Rumah Sakit Umum Bobong, serta purna Paskibraka untuk menjadi penguji dan pelatih,” ujarnya.
Seluruh rangkaian seleksi dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari, dimulai 11 April 2026. Hasil akhir akan diumumkan pada 15 hingga 16 April 2026.
Dengan sistem yang semakin modern dan seleksi yang ketat, ajang ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga menjadi wadah melahirkan generasi muda Taliabu yang disiplin, berkarakter, dan berjiwa nasionalisme tinggi.
(Jk)















