Pulau Taliabu | dutametro.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Pulau Taliabu tahun 2026 dipastikan berlangsung lebih semarak dan partisipatif. Panitia pelaksana secara resmi mengumumkan rangkaian kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga melibatkan langsung peran aktif masyarakat.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah hadirnya Lomba Konten Kreatif yang untuk pertama kalinya digelar. Kompetisi ini menyasar para kreator lokal dan generasi muda sebagai ruang ekspresi sekaligus sarana promosi potensi desa.
Ketua Panitia HUT ke-13 Pulau Taliabu, Moh. Amrul Badal, menjelaskan bahwa lomba video kreatif ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkenalkan kekayaan desa melalui sudut pandang masyarakat sendiri.
“Kami ingin perayaan ini lebih dari sekadar seremoni. Lewat lomba ini, masyarakat—terutama anak muda—bisa menunjukkan kreativitas sekaligus rasa cinta terhadap daerahnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, peserta akan diminta membuat video berdurasi tiga hingga lima menit yang menampilkan keunikan desa, mulai dari budaya, potensi alam, hingga perkembangan pembangunan yang dikemas secara menarik dan komunikatif.
Untuk memperluas jangkauan, seluruh karya wajib diunggah ke platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook dengan menyertakan tagar resmi dari panitia.
“Penilaian tidak hanya dari kualitas visual, tetapi juga kekuatan cerita atau storytelling yang mampu menyentuh dan menggambarkan identitas desa secara autentik,” jelas Amrul.
Tak hanya fokus pada kreativitas digital, rangkaian HUT ke-13 juga tetap menonjolkan nilai kebersamaan dan semangat gotong royong. Berbagai kegiatan telah disiapkan, mulai dari Jalan Sehat Kerukunan, Deklarasi Taliabu Damai, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, hingga lomba tradisional seperti tarik tambang dan karnaval budaya.
Sebagai bentuk partisipasi kolektif, panitia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyemarakkan peringatan ini dengan memasang umbul-umbul di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap semangat HUT ke-13 ini benar-benar terasa hingga ke seluruh pelosok Taliabu, dari pusat kota hingga desa-desa,” tutupnya.
(Jk)























