TALIABU – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu segera memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Setelah mengantongi persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Dr. Yosar Kardiat, S.STP., M.M. dijadwalkan akan dilantik sebagai Sekda definitif oleh Bupati Pulau Taliabu, Salshabila Widya L. Mus, pada pekan ini, apabila tidak ada perubahan jadwal.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu dalam memperkuat tata kelola birokrasi. Sosok Dr. Yosar yang dikenal memiliki pengalaman panjang di pemerintahan dan latar belakang akademik yang kuat diharapkan mampu menghadirkan pembenahan nyata serta mendorong birokrasi yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Karier Dimulai dari Tingkat Kelurahan
Perjalanan karier Dr. Yosar Kardiat merupakan potret seorang pamong praja yang meniti jenjang birokrasi dari bawah. Ia memulai pengabdiannya sebagai Lurah Besusu Timur, Kota Palu, pada Februari 2002 dan mengemban amanah tersebut selama empat tahun.
Pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat di tingkat kelurahan membentuk karakter kepemimpinannya yang memahami persoalan riil di lapangan sekaligus memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
Putra pasangan Mayor (Purn.) Dr. Kardiat dan Eltje Rifai itu dikenal tumbuh dalam lingkungan yang menjunjung tinggi disiplin. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Kota Palu, ia menempuh pendidikan S-1 Pemerintahan di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor dan lulus pada 1999.
Menapaki Berbagai Jabatan Strategis
Selepas menjabat lurah, Dr. Yosar dipercaya mengemban sejumlah posisi strategis di lingkungan pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pengawasan Aparatur Pemerintah, Kepala Bagian Perlengkapan, hingga kemudian bertugas di Kabupaten Morowali sebagai pimpinan bidang program dan bidang darat pada dinas terkait.
Kemampuan kepemimpinannya juga ditempa saat dipercaya menjadi Camat Bungku Selatan pada 2007 dan Camat Bumi Raya pada 2009.
Kariernya terus berkembang hingga menduduki jabatan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali selama empat tahun. Pada posisi tersebut, ia dituntut mengambil keputusan cepat, tepat, dan strategis dalam menghadapi berbagai situasi kebencanaan.
Sebelum dipercaya mengabdi di Kabupaten Pulau Taliabu, Dr. Yosar juga menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha IPDN Kampus Sulawesi Selatan sejak 2019.
Akademisi yang Aktif Berkarya
Di tengah kesibukannya sebagai birokrat, Dr. Yosar tetap konsisten mengembangkan kapasitas akademiknya. Setelah meraih gelar Magister Manajemen Sumber Daya Manusia pada 2006, ia berhasil menyelesaikan pendidikan Doktor (S-3) Administrasi Publik di Universitas Hasanuddin, Makassar, pada 2024.
Pemikirannya dalam bidang administrasi publik juga dituangkan melalui berbagai karya ilmiah dan buku. Salah satunya jurnal berjudul “Organisasi sebagai Area Kekuasaan Politik” (2022), yang mengulas bahwa organisasi publik tidak dapat dipahami hanya sebagai sistem mekanis, melainkan sebagai ruang dinamis yang mempertemukan aturan formal dengan realitas sosial.
Selain itu, ia juga menulis buku “Perilaku Pegawai Negeri Sipil dalam Penerapan Penyetaraan Jabatan Administrasi” serta “Manajemen SDM dan Perilaku Manusia Modern”.
Melalui berbagai riset tersebut, Dr. Yosar menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik tidak cukup hanya melalui perubahan prosedur administratif. Menurutnya, reformasi birokrasi harus dimulai dari pembentukan budaya organisasi yang sehat serta kepemimpinan yang mampu menjaga integritas, etika, dan responsivitas aparatur.
Ia juga menilai bahwa kebijakan atau diskresi memang diperlukan agar birokrasi lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Namun, penerapannya harus tetap berlandaskan aturan yang jelas agar tidak menimbulkan inkonsistensi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Siap Mengemban Amanah di Pulau Taliabu
Seluruh pengalaman lapangan, kompetensi teknis, hingga wawasan internasional yang dimilikinya—termasuk saat menjadi pembicara dalam forum Pengurangan Risiko Bencana di Selandia Baru pada 2016—kini akan menjadi bekal dalam menjalankan amanah sebagai Sekda definitif Kabupaten Pulau Taliabu.
Sebagai Sekda, Dr. Yosar akan memikul tanggung jawab besar, mulai dari mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), memperkuat manajemen sumber daya manusia aparatur, hingga menerjemahkan visi pembangunan Bupati Salshabila Widya L. Mus dan Wakil Bupati La Ode Yasir ke dalam program-program yang terukur dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Atas dedikasinya sebagai aparatur sipil negara, ia juga telah menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya X Tahun dari Presiden Republik Indonesia.
Di balik pengabdiannya sebagai birokrat, Dr. Yosar dikenal sebagai sosok yang menempatkan keluarga sebagai fondasi utama kehidupannya. Ia didampingi sang istri, Shiva Yosi Aningsih, serta empat orang anak, yakni M. Tegar Setiawan Kardiat, Muh. Daffa Fais Abrar Kardiat, Muh. Revand Anindya Kardiat, dan Syua Karmila Putri Kardiat.
Pelantikan Dr. Yosar Kardiat sebagai Sekda definitif bukan sekadar pergantian pejabat struktural. Lebih dari itu, momentum ini diharapkan menjadi awal lahirnya birokrasi Kabupaten Pulau Taliabu yang semakin modern, profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik, sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang diusung Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu:”Taliabu Bangun, Bangun, Bangun!”























