Solok ,dutametro.com.-viral di media sosial, rombongan PT Pusri yang dari mobil dan turun dan berfoto di tengah latar belakang jalur yang memicu sering terjadinya kemacetan.
Sontak, aksi ini menjadi lumbung perhatian netizen, apalagi di dalam rombongan tersebut terselip sosok yang sudah sangat akrab di telinga publik yakni Arteria Dahlan.
Kasus ini pun membuat Kapolres Solok Kota Mas,ud Ahmad angkat bicara. Melalui keterangan Persnya Selasa, (14/04/2025), Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, menjelaskan awalnya ada kunjungan rombongan PT Pusri ke Sumani, Solok, Sumatra Barat.
Dan diakuinya benar adanya pengawalan oleh Mobil Patwal dan personel dari Satlantas Polres Solok Kota. Itu sesuai dengan permintaan dari pihak PT Pusri.
“Namun mengenai adanya kejadian dan viral tersebut sebenarnya terjadi karena salah miskomunikasi. “Atas kejadian pengawalan itu kami dari pihak Polres kami mintak maaf”.
Mas’ud menyebut kejadian itu masih berkaitan dengan kunjungan kerja, namun sekaligus pihak kepolisian telah mengingatkan rombongan, sangat berbahaya jika berhenti di jalur ekstrem seperti Sitinjau Lauik. Karena sangat berpotensi membahayakan pengguna jalan lain katanya,”terang Kapolres Solok Kota.
Mas’ud Ahmad menjelaskan, dari hasil klarifikasi aparat dan hasil fakta pemeriksaan, adalah benar sekira jam 09.00. Wib perjalanan rombongan dari bandara menuju Solok Kota sempat berhenti di kelok Sitinjau Laut.
Sebelumnya di tengah perjalanan ada koordinasi antara salah seorang pihak PT Pusri dengan personil untuk berhenti diatas. Namun tiba tiba sinyal Hp terputus sehingga terjadi salah pengertian. Disaat kendaraan melambat di situjau laut, tiba tiba kendaraan rombongan berhenti dan rombongan keluar dari mobil.
“Lalu pada saat rombongan akan berbelok di sitinjau Laut, namun rombongan berhenti dan keluar dan adanya terjadi berfoto-foto,”ujarnya.
Saat itu anggota pengawalan turun dalam melakukan pengaturan lalulintas. Saat itu arus lalin sepi. Kejadian itu tentunya bakal menjadi evaluasi bagi pihak polres kedepan untuk melaksanakan tugas dengan baik. Kondisi yang terjadi akibat miskomunikasi saja,”ujar Kapolres.
Jalur yang terbilang selama ini mengerikan dengan tikungan tajam, dan tanjakan ekstrem yang kerap membuat nyali sopir truk dan mengendara lainya, mendadak jadi panggung bagi jajaran elit PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang.
Nama Arteria Dahlan memang seolah tak pernah jauh dari sorotan. Mantan anggota DPR RI yang dikenal dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos dan lugas itu, kini telah berganti seragam. Dari ruang sidang parlemen yang panas, ia kini duduk di kursi korporasi sebagai Komisaris PT Pusri Palembang.
Kehadirannya melewati Sitinjau Lauik disebut-sebut sebagai bagian dari agenda kunjungan kerja resmi ke PT Pusri yang berada di Sumani Sumatra Barat. Namun, di era digital, batas antara tugas kedinasan dan momen itu menjadi momok bagi publik, melihat sosok pejabat berpose di jalur maut tersebut memicu beragam reaksi, dari yang sekadar penasaran hingga yang melontarkan berbagai kritik.
Tujuann kerja ke Sumatera Barat sejatinya merupakan bagian dari pengawasan manajemen terhadap distribusi pupuk di lapangan, khususnya di gudang pupuk Padang, dan Sumani Sumatera Barat. Kegiatan ini pun membuahkan riuh viral ditengah jagat raya.
Momen itu mencuri perhatian karena terjadi di tengah kondisi jalan yang curam dan penuh tikungan tajam, lokasi yang selama ini dihindari untuk aktivitas berhenti, apalagi sekadar berfoto( mempe)















