PURBALINGGA – Kebahagiaan dan rasa haru menyelimuti pasangan Agus dan istrinya saat melihat rumah mereka kini berdiri kokoh dan selesai dibangun melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara.
Program RTLH yang menjadi salah satu sasaran TMMD itu kini telah rampung 100 persen. Rumah yang sebelumnya jauh dari kata layak, kini berubah menjadi hunian yang nyaman dan aman untuk ditempati bersama keluarga.
Dinding rumah yang kini berdiri kuat, atap yang tertata rapi, hingga bagian dalam rumah yang lebih nyaman menjadi perubahan besar yang dirasakan langsung oleh Agus dan keluarganya. Jika dahulu mereka harus menghadapi kondisi rumah yang kurang aman saat cuaca buruk datang, kini kekhawatiran itu perlahan hilang.
Di depan rumah barunya, Agus tidak mampu menyembunyikan rasa syukur. Bersama istrinya, ia melihat setiap bagian rumah dengan penuh kebahagiaan setelah sekian lama memimpikan tempat tinggal yang lebih layak.
“Saya sangat senang dan terharu. Dulu rumah kami kondisinya kurang layak, sekarang sudah bagus dan nyaman untuk ditempati. Terima kasih kepada Satgas TMMD dan semua yang sudah membantu,” ujar Agus, Kamis (14/5/2026).
Ia juga berharap rumah yang kini telah berdiri sempurna dapat dijaga dengan baik bersama keluarganya.
“Semoga ke depan saya bisa menjaga dan merawat rumah ini sebaik-baiknya. Terima kasih untuk program TMMD yang sudah membantu kami,” tambahnya.
Pembangunan RTLH dalam program TMMD menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya membangun infrastruktur desa, program tersebut juga membantu menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi warga yang membutuhkan.
Selama proses pembangunan, Satgas TMMD bersama masyarakat bergotong royong menyelesaikan rumah Agus hingga akhirnya berdiri sempurna. Kebersamaan yang terjalin selama pengerjaan menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong di tengah masyarakat Desa Krangean.
Kini, rumah baru itu bukan hanya sekadar bangunan, tetapi juga simbol harapan baru bagi Agus dan keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih nyaman dan tenang di masa mendatang.(faiza)




















