PURBALINGGA – Penantian panjang warga Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Purbalingga akhirnya mulai terjawab. Melalui program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga, pembangunan Jembatan Garuda kini berdiri kokoh dan menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun mendambakan akses penghubung antar wilayah yang lebih cepat dan aman.
Jembatan yang dibangun ditengah semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat tersebut bukan sekedar bangunan fisik biasa. Kehadirannya menjadi simbol perubahan bagi warga desa, terutama bagi mereka yang setiap hari harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk menuju desa tetangga maupun mengangkut hasil pertanian serta aktivitas sehari-hari.
Sebelum adanya jembatan tersebut, warga harus memutar melewati jalur yang cukup jauh dan memakan waktu. Kondisi itu tidak hanya menguras tenaga, namun dapat menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, terutama para petani dan penderes nira yang setiap hari menggantungkan hidup dari hasil kebun.
Kini, wajah Desa Krangean perlahan berubah. Pembangunan Jembatan Garuda membawa optimisme baru bagi masyarakat. Akses yang sebelumnya sulit kini menjadi lebih mudah dijangkau, sekaligus membuka konektivitas antar desa yang selama ini dinantikan warga.
Danki Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga, Kapten Cke Kamiyono menjelaskan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan salah satu sasaran fisik penting dalam program TMMD yang bertujuan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur desa.
“Jembatan ini nantinya akan menjadi akses vital penghubung antar desa. Kami berharap keberadaan jembatan ini dapat memperlancar aktivitas masyarakat, mempercepat mobilitas warga, sekaligus membantu peningkatan roda perekonomian masyarakat Desa Krangean dan sekitarnya,” jelasnya, Kamis (14/5/2026).
Kapten Cke Kamiyono menambahkan, pembangunan yang dilakukan bersama warga juga menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semangat gotong royong yang terus terjalin diharapkan mampu mempercepat penyelesaian sasaran fisik TMMD sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Kehadiran jembatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan di desa mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam membangun negeri dari pelosok desa,” imbuhnya.
Sementara itu, Ismanto, salah satu warga Desa Krangean yang sehari-hari bekerja sebagai penderes nira, mengaku sangat bersyukur dengan pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda akan sangat membantu aktivitas warga yang selama ini terkendala akses jalan.
“Dulu kalau mau ke desa sebelah harus memutar cukup jauh, apalagi saat membawa hasil nira atau hasil kebun terasa berat sekali. Sekarang kami senang karena akses jadi lebih dekat dan mudah. Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu membangun jembatan ini,” tuturnya.
Bagi warga Krangean, Jembatan Garuda bukan hanya penghubung antar wilayah, melainkan menjadi penghubung harapan menuju kehidupan yang lebih baik. (faiza)




















