Jarak 8 Meter, Jambatan Gantung Tanjung Pangkal Terncam Ambruk

Pasaman Barat,dutametro.com.-Jarak 8 Meter, Jambatan Gantung Tanjung Pangkal Terncam Ambruk.Masyarakat kuwatirkan jambatan gantung embun pagi Tanjung Pangkal, Nagari Lingkuang Aua Ilia, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat terancam ambruk akibat gerusan air yang meruntuhnya tebing terus menerus terjadi akibat seringnya banjir di daerah itu.

Tak hanya jembatan itu puluhan rumah warga dipingiran sungai juga akan ikut terancam ambruk kesungai bila tidak di antisifasi oleh pihak-pihak terkait.

“Gerusan air tebing runtuh terus terjadi posisi tonggak jambatan ini bisa saja ambruk, akibat runtuhnya tebing sungai terus menerus apalagi saat ini cuacanya memang eksrim, dan banjirnya sering terjadi, rumah warga juga terancam” kata ketua Bamus Nagari Alidasman, Jum’at (14/7/2023).

Ia mengatakan saat ini terlihat jarak bibir sungai dengan pangkalan jambatan lebih kurang 8 meter, dan jarak rumah warga 15 meter bila banjir terus menerus tentu bisa terjadi ambruk.

Dampak dari ambruknya jambatan itu juga berdampak pada ekonomi masyarakat setempat, karna jambatan itu salah satu jalan untuk menuju kelokasi perkebunan masyarakat.

“Bila ambruk jambatan ini aktivitas masyarakat terhambat tentu akan berdampak pada ekonomi masyarakat. Menuju kekebun masyarakat ya jambatan inilah,” katanya.

Ia meminta selaku warga tanjung pangkal berharap kepada Pemerintah Daerah Pasaman Barat dan pihak-pihak terkait agar ada perhatiannya untuk antisifasi untuk penyelamatan pasilitas jambatan ini terhadap bahaya banjir.

“Kebanjiran ini sering terjadi, kalau yang sebesar ini biasanya satu kali setahun terjadi. Semoga instasi terkait cepat menangapi keluhan masyarakat tanjung pangkal,” tutupnya. (*)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News