BALI – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tulang Bawang, Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H., kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Indonesian Public Service Excellence Awards 2026 pada kategori The Best Achievement in Child Protection Advocacy & Integrated Wastra Cultural Empowerment. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian terbaik dalam advokasi perlindungan anak serta pemberdayaan budaya wastra secara terpadu.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Platinum Hotel Jimbaran Beach, Bali, pada Jumat (17/7/2026). Tahun ini, Indonesian Public Service Excellence Awards 2026 mengusung tema “Akselerasi Transformasi Digital Menuju Kualitas Pelayanan Publik yang Inklusif dan Berdampak Nyata.”
Ajang penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para pemimpin dan tokoh yang dinilai memiliki inovasi, integritas, efisiensi, serta dedikasi tinggi dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H., dinilai berhasil menunjukkan komitmen, integritas, dan pengaruh positif dalam memperkuat advokasi perlindungan anak sekaligus mengembangkan budaya wastra sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat dan pelestarian kearifan lokal.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi Ketua TP PKK Kabupaten Tulang Bawang dalam mendorong berbagai program perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak, sekaligus mengembangkan potensi budaya dan kerajinan daerah agar memiliki nilai ekonomi serta memperkuat identitas budaya lokal.
Melalui kepemimpinannya di TP PKK Kabupaten Tulang Bawang, Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H., terus membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas perlindungan anak, serta mendorong pelestarian budaya wastra sebagai salah satu kekayaan daerah.
Prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi TP PKK, tetapi juga bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang. Penghargaan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen seluruh elemen daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, meningkatkan pemberdayaan masyarakat, serta mewujudkan perlindungan anak yang berkelanjutan dan berdampak nyata.
(Adv)


























