Tuapeijat, Dutametro.com.-Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Mentawai menerima laporan kapal KM Rafa 02 mengalami mati mesin di Samudera Hindia sekira pukul 23.00 Wib, Kamis (17/9).
Tiga orang nelayan pencari ikan Anak Buah Kapal (ABK) KM Rafa 02 berada diatas kapal tersebut, berita awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan kelas B Mentawai ke tiga ABK tersebut belum di ketahui keberadaannya.
Humas Kantor SAR Mentawai, Gustian Yuda Utama, menyebutkan, Kantor SAR Mentawai menerima laporan terjadinya kecelakaan kapal mati mesin di Samudera Hindia melalui Com Centre pada pukul 23.00 WIB dari Rido selaku pemilik kapal, Kamis (17/9).
Berdasarkan informasi yang diterima, KM Rafa 02 mengalami mati mesin saat dalam perjalanan menuju Dermaga Tuapeijat dan berada di sekitar koordinat 2°4’26”S 99°22’8”E.
KM Rafa 02 berukuran panjang sekitar 17 meter dengan cat warna biru dan merah, Kapal tersebut membawa tiga orang Anak Buah Kapal (ABK), yaitu Aciak (45), Budi Candra (43), dan Siin (40).
Hingga laporan awal diterima, seluruh penumpang kapal dinyatakan dalam kondisi belum diketahui keberadaannya secara langsung oleh petugas dan masih dalam proses pencarian serta pertolongan, Ungkapnya, Jumat (18/9).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Mentawai langsung melakukan koordinasi lintas sektoral dan unsur terlibat, termasuk VTS Teluk Bayur.
Berdasarkan hasil pemetaan, posisi KM Rafa 02 berada di wilayah Samudra Hindia. Kondisi cuaca yang berangin dengan kecepatan angin sekitar 15 knot menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan pergerakan RIB 02 menuju lokasi kejadian.
Kantor SAR Mentawai juga melaksanakan MAPEL (Maklumat Pelayaran) dan E-Broadcast Kepada Kapal-kapal yang melintas di perairan tersebut untuk memberikan pertolongan apabila menemukan KM Rafa 02 tersebut. (SL)









