Kabupaten Semarang – Di tengah kesibukan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga, terselip momen sederhana yang penuh makna. Secangkir teh manis menjadi simbol keakraban dan kedekatan antara anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD dengan warga Dusun Krajan, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Usai melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan, personel Satgas TMMD menyempatkan diri beristirahat bersama warga. Dalam suasana penuh kekeluargaan, warga dengan ramah menyuguhkan teh manis sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas pengabdian para prajurit yang tengah bekerja membangun desa.
Canda, tawa, serta obrolan ringan mengiringi kebersamaan tersebut. Meski terlihat sederhana, momen menikmati teh bersama menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat antara TNI dan masyarakat, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan TMMD sejatinya tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Interaksi sederhana seperti menikmati secangkir teh bersama menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tumbuh melalui hubungan yang harmonis dan penuh rasa kekeluargaan.
Warga Dusun Krajan mengungkapkan rasa senangnya dapat berinteraksi langsung dengan anggota Satgas TMMD. Mereka berharap kebersamaan yang telah terjalin selama pelaksanaan program dapat terus terjaga, sehingga semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga semakin kuat.
Melalui suasana sederhana namun penuh kehangatan, Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga bersama masyarakat Dusun Krajan membuktikan bahwa sebuah secangkir teh manis mampu menjadi perekat persaudaraan, penyemangat pengabdian, serta penguat hubungan antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan kemajuan Desa Cukil.
faiza























