Iklan
Iklan

Sinergi TMMD dan Mahasiswa KKN Hidupkan Posyandu, Wujud Nyata Kepedulian untuk Warga

Kabupaten Semarang – Semangat pengabdian dan gotong royong terpancar dalam kegiatan Posyandu Balita dan Posyandu Lansia yang digelar di Dusun Rejosari, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga, serta para kader kesehatan bersinergi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, Sabtu (18/7/2026).

Sejak pagi, mahasiswa KKN bersama personel Satgas TMMD bergotong royong menyiapkan seluruh kebutuhan kegiatan, mulai dari penataan meja pelayanan, pengaturan alur pemeriksaan, hingga membantu proses penimbangan balita dan pendataan peserta. Di sisi lain, kader kesehatan memberikan berbagai layanan, seperti pemeriksaan kesehatan, imunisasi, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga.

Pada pelayanan Posyandu Lansia, personel Satgas TMMD dan mahasiswa KKN turut mendampingi para peserta, membantu lansia yang mengalami kesulitan berjalan, serta mengarahkan mereka menuju lokasi pemeriksaan. Kehadiran mereka menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kehangatan sehingga para lansia dapat mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan dengan baik.

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa Program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Kolaborasi antara TNI, mahasiswa KKN, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu mencerminkan semangat kebersamaan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga Dusun Rejosari dalam mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mengaku terbantu dengan pelayanan yang semakin tertata berkat dukungan mahasiswa KKN dan personel Satgas TMMD. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan pun mewarnai seluruh rangkaian kegiatan, sekaligus memperkuat nilai-nilai gotong royong yang telah menjadi budaya masyarakat.

Melalui sinergi yang harmonis ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan, baik bagi balita maupun lansia, terus meningkat. Semangat pengabdian yang ditunjukkan oleh Satgas TMMD, mahasiswa KKN, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu menjadi wujud nyata bahwa membangun desa tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

(Faiza)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News