Jumat, Juli 19, 2024

Pemko Padang Akui Banyak “Hutang” Kepada Badan Pusat Statistik

More articles

Padang, dutametro.com – Pemerintah Kota Padang mengaku banyak “hutang” kepada Badan Pusat Statistik (BPS). Bukan hutang dalam bentuk uang, akan tetapi hutang data yang disebarkan ke dalam buku tahunan.

“Kita ‘berhutang’ banyak kepada BPS,” sebut Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Publikasi Buku Padang Dalam Angka di Balaikota Padang, Senin (19/2/2024).

Dijelaskan Sekda, data statis tentang Kota Padang diterbitkan BPS Kota Padang melalui buku Padang Dalam Angka. Buku ini menurut Sekda kerap menjadi bahan rujukan bagi akademisi maupun mahasiswa.

“Ribuan orang melihat PDA, terutama saat menyusun skripsi, tesis, maupun disertasi. Semua merujuk ke buku ini,” tambahnya.

Sekda berterimakasih kepada BPS yang telah menerbitkan buku Padang Dalam Angka. Buku tersebut memang bermanfaat besar bagi siapa saja.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga berpesan kepada peserta FGD untuk memberikan data yang tepat dan jelas kepada BPS. Sehingga nantinya data tersebut tidak keliru saat dikonsumsi publik.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Padang Alfianto menjelaskan bahwa buku Padang Dalam Angka yang dirilis pada tahun ini akan cetak lebih cepat. Diharapkan nantinya buku yang berisi data tahun 2023 dapat dikonsumsi banyak orang sebagai rujukan.

“Kita akan rilis bukunya pada tanggal 28 Februari nanti,” jelasnya di depan peserta FGD.

Dalam kegiatan FGD itu nampak hadir Kepala Diskominfo Padang Boby Firman, perwakilan dari Polresta Padang, serta undangan lainnya. Di tengah kegiatan juga diserahkan bingkisan bagi OPD yang mampu menjadi produsen data tercepat, serta peserta yang hadir tercepat dalam FGD itu.(Charlie / Heru / Ham)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest