Kabupaten Semarang – Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong terus mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Dusun Krajan, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu mengolah material untuk pengecoran jalan yang menjadi salah satu sasaran fisik program tersebut. Kolaborasi yang terjalin sejak pagi hari mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan desa.
Sejak pagi, anggota Satgas TMMD dan warga tampak kompak menyiapkan campuran material. Mereka saling bergantian mengangkat pasir, batu, dan semen, kemudian mengaduknya hingga siap digunakan untuk pengecoran badan jalan. Meski pekerjaan membutuhkan tenaga dan ketahanan fisik, suasana di lokasi tetap dipenuhi semangat, canda, dan keakraban yang menjadi cerminan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (19/7/2026).
Kebersamaan yang terbangun selama proses pengerjaan menjadi bukti bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat, efektif, dan berkualitas apabila dilaksanakan secara gotong royong. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan kepedulian dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Warga Dusun Krajan menyambut antusias pelaksanaan program TMMD dan terlibat aktif dalam setiap tahapan pekerjaan. Mereka berharap pembangunan jalan tersebut segera rampung sehingga mampu memperlancar akses transportasi, mendukung aktivitas pertanian, serta mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat.
Pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cukil menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan. Lebih dari itu, program ini menjadi sarana memperkokoh nilai-nilai gotong royong sebagai jati diri bangsa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
faiza























