Iklan
Iklan

Kementrian Kelautan dan Perikanan Salurkan Bantuan Budidaya Ikan Tematik BioFlok Melalui KDMP di Kabupaten Solok

Kabupaten Solok- Harapan baru kini tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Solok. Program budidaya ikan sistem bioflok yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai menjadi kekuatan baru dalam membangun ketahanan pangan sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat hingga ke tingkat nagari.

Program berbasis teknologi modern dan ramah lingkungan Bioflok dinilai mampu menjadi solusi masa depan sektor perikanan budidaya karena menghasilkan produksi ikan lebih tinggi dengan penggunaan air yang lebih hemat dan efisien.

Budidaya ikan nila dan lele melalui sistem bioflok juga dianggap sangat menjanjikan. Selain mudah dikembangkan, sistem ini mampu menciptakan peluang usaha baru dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Di Sumatera Barat, dukungan terhadap program strategis ini terus diperkuat oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar di bawah kepemimpinan Syefdinon, S.Sos., M.M. Melalui pendampingan dan fasilitasi yang berkelanjutan, DKP Sumbar terus mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan teknologi bioflok sebagai peluang ekonomi baru yang produktif dan berkelanjutan.

Tidak hanya soal ekonomi, program bioflok juga dipandang memiliki peran penting dalam memperkuat kebutuhan pangan masyarakat. Produksi ikan yang meningkat nantinya diharapkan mampu mendukung kebutuhan protein masyarakat serta menopang Program Makan Bergizi (MBG) yang menjadi perhatian pemerintah pusat.

Di Kabupaten Solok, pengembangan program bioflok berada di bawah koordinasi Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok yang dipimpin Ir. Syoufitri, M.M. Bersama dukungan penuh Bupati Solok Jon Firman Pandu dan Wakil Bupati H. Chandra, program ini terus bergerak aktif dan terarah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Keseriusan pemerintah daerah terlihat nyata. Berbagai lokasi pengembangan bioflok mulai ditinjau langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan program berjalan maksimal. Langkah tersebut menjadi bukti bahwa program bioflok bukan sekadar rencana, melainkan gerakan nyata untuk masa depan masyarakat Kabupaten Solok.

Dinas Perikanan dan Pangan bergerak cepat menyambut peluang besar dari KKP RI pada tahun 2026. Secara nasional, pemerintah akan menyalurkan sekitar 30.000 unit bantuan budidaya ikan tematik bioflok bagi Kelompok Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh Indonesia.

Kabupaten Solok sendiri tidak ingin tertinggal. Hingga saat ini, sebanyak 35 KDMP telah mengajukan usulan dan 28 proposal bantuan telah dipersiapkan untuk mendapatkan dukungan program tersebut.

Kadis Perikanan dan Pangan Ir. Syoufitri, M.M. menegaskan bahwa peluang ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seluruh nagari di Kabupaten Solok. Berharap seluruh elemen masyarakat bergerak cepat dan bersatu menyukseskan program strategis nasional tersebut.
Kadis P&P, Kabid Budidaya Ruskal beserta jajaran langsung turun survey ketitik lokasi, meminta para Wali Nagari ikut berperan aktif membantu menyiapkan solusi lahan bagi kelompok masyarakat yang akan mengembangkan budidaya bioflok di nagari masing-masing.

Menariknya lagi, program bioflok akan diselaraskan dengan Program Makan Bergizi (MBG) karena kebutuhan komoditas ikan diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini menjadikan bioflok bukan hanya program budidaya biasa, tetapi juga peluang besar untuk menciptakan ekonomi baru berbasis pangan lokal.

Kini, semangat itu mulai terlihat di berbagai nagari dan kecamatan di Kabupaten Solok. Pertemuan, diskusi, hingga langkah persiapan terus dilakukan demi mempercepat terwujudnya program bioflok secara menyeluruh. Dukungan dari anggota DPRD juga semakin memperkuat optimisme masyarakat.

Program ini akan berlangsung hingga tahun 2029, Pemerintah Kabupaten Solok berharap tahun 2026 menjadi titik awal kebangkitan besar sektor perikanan budidaya di daerah.

Jika peluang ini dimanfaatkan secara maksimal, bioflok diyakini tidak hanya mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga membuka ribuan peluang kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok secara menyeluruh.**(yans)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News