Dr( C) Riyan Permana Putra terpilih Jadi Ketua Badan Dapur Nasional Kota Bukittinggi

Bukittinggi ,dutametro.com.— Dr (c). Riyan Permana Putra, SH, MH secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Badan Dapur Nasional Kota Bukittinggi dalam forum pembentukan dan konsolidasi organisasi yang digelar di Kota Bukittinggi.

Pemilihan secara aklamasi tersebut disebut menjadi bentuk kepercayaan peserta forum terhadap kepemimpinan dan komitmen Riyan dalam mendorong penguatan program pangan sehat, bergizi, dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Usai terpilih, Riyan menyatakan siap membangun sinergi dengan pemerintah daerah, elemen masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga ketahanan pangan, mendorong ketersediaan bahan pangan yang sehat, serta memperkuat gerakan konsumsi makanan bergizi bagi masyarakat.

“Badan Dapur Nasional di Bukittinggi diharapkan menjadi wadah kolaboratif untuk menghadirkan program nyata, mulai dari edukasi pangan sehat, penguatan dapur masyarakat, hingga mendukung upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas gizi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan kepengurusan yang terbentuk, yang terdiri dari Dr (c). Riyan Permana Putra, SH, MH sebagai Ketua, Drs. Ridwan Idma, MPd. sebagai Sekretaris, Drs. Hamdi, MPd sebagai Wakil Sekretaris, Amde Apri N.st sebagai Ketua Bidang Organisasi Manajemen, Faizal Perdana Putra, SH sebagai Kepala Rumah Tangga dan Kesekretariatan, Fitriyanti, SE sebagai Bendahara, Teuku Ibarnawi sebagai Office Boy, Jhoni Prasetya Simabur sebagai Ketua Bidang Satgas akan segera menyusun langkah strategis dan program kerja, termasuk menjajaki kerja sama lintas sektor agar keberadaan organisasi tidak sekadar simbolik, tetapi memberi dampak konkret bagi masyarakat.

“Pembentukan Badan Dapur Nasional Kota Bukittinggi dinilai sejalan dengan upaya memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya pangan sehat dan bergizi sebagai bagian dari ketahanan sosial dan pembangunan sumber daya manusia.

Selain itu, ia menegaskan organisasi ini juga berfungsi sebagai mitra strategis bagi Badan Gizi Nasional dalam mempercepat perbaikan gizi masyarakat dan mendukung program ketahanan pangan hingga tingkat kecamatan. Menurutnya, sinergi tersebut penting agar program peningkatan gizi tidak hanya berjalan di level kebijakan, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat melalui penguatan peran komunitas, dapur pangan, dan jejaring lokal di tingkat bawah.

Dengan terpilihnya Riyan sebagai ketua, organisasi tersebut diharapkan menjadi motor penggerak sinergi berbagai pihak dalam menjaga ketersediaan pangan sehat, memperkuat ketahanan pangan lokal, serta menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Bukittinggi.

Dilansir dari Lentera Pendidikan, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Badan Dapur Nasional (BPP BDN), Drs. Basyaruddin Siregar, S.SP, mengungkapkan, pengalamannya mengelola dapur MBG sejak Agustus 2025 menunjukkan masih banyak kelemahan dalam tata kelola dapur MBG, terutama belum adanya organisasi yang secara khusus memayungi para pengelola dapur.

“Selama ini belum ada payung organisasi yang menaungi dapur MBG di seluruh Indonesia,” katanya.

Menurut dia, yayasan yang ada umumnya hanya berfungsi dalam aspek perizinan. Ketika muncul persoalan internal, tidak ada mekanisme kelembagaan yang dapat membantu penyelesaian masalah tersebut.

“Kehadiran BDN dimaksudkan untuk menyatukan gagasan dan mencari solusi bersama atas persoalan dapur MBG,” ujar Basyaruddin.

Ia menegaskan bahwa BDN berada di bawah Badan Gizi Nasional (BGN). Proses deklarasi BDN telah disetujui dan akan dilanjutkan dengan pelantikan pengurus secara nasional yang dijadwalkan berlangsung di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.

“Pelantikan rencananya akan dilakukan langsung oleh Kepala BGN,” katanya.

(Zlk)*

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News