Iklan
Iklan

Dekranasda Kotamobagu Tutup Pelatihan Anyaman Eceng Gondok, Dorong Kreativitas Jadi Peluang Usaha

KOTAMOBAGU,DutaMetro.com — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, S.E., M.Ec.Dev., secara resmi menutup Pelatihan Kerajinan Anyaman Eceng Gondok, Jumat (21/8/2026), yang dilaksanakan di Aula Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Kotamobagu.

Dalam sambutannya, Ny. Rindah mengatakan, pelatihan tersebut memiliki nilai strategis karena tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis dalam mengolah serta menganyam eceng gondok, tetapi juga membuka wawasan peserta mengenai potensi bahan sederhana menjadi produk yang memiliki nilai guna, estetika, dan ekonomi.

“Pelatihan ini memiliki nilai strategis. Selama mengikuti kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai teknik mengolah dan menganyam eceng gondok, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai bagaimana bahan yang selama ini mungkin dianggap sederhana dapat diolah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai guna, nilai estetika, sekaligus nilai ekonomi,” ujar Rindah.

Menurutnya, melalui kreativitas, keterampilan, dan inovasi, eceng gondok dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai jual, seperti tas, keranjang, produk dekoratif, serta beragam kerajinan lainnya.
Rindah berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah pelatihan berakhir, tetapi terus dikembangkan menjadi produk yang semakin kreatif, inovatif, berkualitas, dan mampu memenuhi kebutuhan pasar.

“Saya berharap agar keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi berbagai produk yang lebih kreatif, inovatif, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan pasar,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa pengembangan kerajinan eceng gondok sejalan dengan harapan Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus. Menurut Rindah, pengolahan eceng gondok diharapkan tidak hanya menghasilkan keterampilan baru, tetapi juga melahirkan berbagai inovasi produk yang kreatif, berkualitas, serta dapat dikembangkan menjadi peluang usaha bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Rindah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Utara atas perhatian dan dukungan melalui pelatihan pengolahan eceng gondok di tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Melalui pelatihan tingkat provinsi tersebut, Kota Kotamobagu mengirimkan peserta untuk memperoleh ilmu dan keterampilan dalam pengolahan eceng gondok. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kemudian dibagikan kembali kepada peserta melalui pelatihan yang dilaksanakan selama empat hari di Kota Kotamobagu.

“Dengan demikian, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada peserta yang mengikuti pelatihan di tingkat provinsi, tetapi dapat terus dibagikan, dipelajari, dan dikembangkan oleh masyarakat, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kotamobagu, Noval C. Manoppo, S.E., M.M.; Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Kotamobagu, Johan Sofian Boulu, S.E., M.E.; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kotamobagu, Siti Rafiqah Bora, S.E.; Camat Kotamobagu Timur, Kori M. Manoppo, S.E.; para narasumber; pengurus Dekranasda Kota Kotamobagu; pengurus Tim Penggerak PKK Kota Kotamobagu; serta para peserta Pelatihan Kerajinan Anyaman Eceng Gondok.***

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News