ASN Geruduk Bank 9 Jambi, Saldo Sebagian Nasabah Raib, Kepala Cabang Bungkam

Sungai Penuh, dutametro.com – Suasana Kantor Cabang Kota Sungai Penuh milik PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank 9 Jambi) mendadak memanas pada Senin pagi (23/2). Puluhan nasabah, mayoritas Aparatur Sipil Negara (ASN), mendatangi kantor tersebut untuk menuntut kejelasan atas gangguan layanan perbankan yang mereka alami.

 

Kerumunan nasabah terlihat memenuhi halaman kantor sejak pagi. Mereka berdiskusi dengan wajah tegang, sebagian lainnya mencoba meminta kepastian kepada petugas bank. Kehadiran mereka sontak menyita perhatian warga sekitar.

Berdasarkan hasil investigasi media ini di lokasi, gangguan pada layanan aplikasi mobile banking (m-banking) Bank 9 Jambi diduga terjadi bersamaan dengan munculnya laporan kehilangan dana dari sejumlah rekening nasabah. Dengan adanya peristiwa ini Kapolres kerinci, AKBP Ramadhanil, bersama Kabag Ops AKP Edi Mardi Siswoyo, juga tampak turun langsung ke kantor cabang Bank 9 jambi.

Nilai kerugian yang disebutkan pun tidak sedikit, bervariasi dari belasan juta hingga puluhan juta rupiah.

Salah satu nasabah yang enggan disebutkan namanya mengaku kaget saat mendapati saldo rekeningnya berkurang drastis tanpa adanya transaksi yang ia lakukan.

 

“Saya cek m-banking tidak bisa masuk. Setelah mengecek ke bank, saldo saya sudah berkurang lebih dari Rp 24 juta, dan teman saya saldonya juga berkurang sebanyak 17 juta rupiah. Tidak ada transaksi yang saya lakukan. Kami hanya ingin kejelasan dan tanggung jawab dari pihak bank,” ujarnya dengan nada kecewa.

Nasabah lainnya juga menyampaikan kekhawatiran serupa. Mereka menilai gangguan sistem yang terjadi bukan sekadar kendala teknis biasa, melainkan persoalan serius yang menyangkut keamanan dana nasabah.

Ironisnya, di tengah situasi yang memanas dan keresahan yang meluas, Kepala Cabang Bank 9 Jambi Kota Sungai Penuh belum memberikan pernyataan resmi kepada publik.

Upaya konfirmasi yang dilakukan media ini belum mendapat respons. Sikap bungkam tersebut justru memicu spekulasi dan memperbesar tanda tanya di kalangan nasabah.

Peristiwa ini menjadi alarm serius, mengingat layanan perbankan digital kini menjadi tulang punggung transaksi keuangan harian, khususnya bagi ASN yang menggantungkan berbagai aktivitas administrasi dan pembayaran melalui sistem tersebut.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari manajemen PT Bank 9 Jambi terkait dugaan gangguan sistem maupun laporan hilangnya dana nasabah. Publik kini menunggu transparansi dan langkah konkret dari pihak bank untuk menjamin keamanan dana serta memulihkan kepercayaan masyarakat. (Jn)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News