355 Siswa SLTA dan SLB Dapat Bantuan Pendidikan, Serta Sosialisasi zakat di Pasbar

oleh

Badan Amil Zakat Provinsi Sumatera Barat bersama Baznas Pasaman Barat salurkan Zakat bantuan pendidikan kepada 355 siswa SLTA dan SLB di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar).

Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan sosialisasi kepada para Muzaki ( Pemberi zakat). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Pasbar, Kamis (23/12/2021).

Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi melalui Kabag Kesra Setda Pasbar Hendrizal mengatakan, atas nama Pemerintah Daerah Pasbar. pihaknya akan siap selalu mendukung dan mensukseskan setiap kegiatan Baznas di Pasbar, terkait pengelolaan zakat dan penyaluran untuk kesejahteraan ummat.

Tujuan kegiatan ini dilakukan ialah untuk mengajak para muzakki untuk berzakat dan menyalurkan zakatnya ke Baznas Pasbar demi untuk pengentasan kemiskinan.

Lebih lanjut, Pihak pemda akan senantiasa menindak lanjuti apa yang menjadi ketentuan penyaluran zakat, sesuai dengan arahan dan petunjuk kementrian terkait prihal distribusi zakat di daerah Pasbar, dari Perusahaan BUMN/D dan Pihak Swasta sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Tentunya juga kami sampaikan terimakasih kepada Baznas Sumbar yang telah memberikan dan memilih Pasbar sebagai tempat penyaluran zakat pendidikan bagi para siswa SLTA dan SLB. Semoga nantinya dana tersebut bisa dipergunakan dengan baik,”katanya.

Senada dengan itu, Ketua Baznas Provinsi Sumatera Barat, Dr. Bukhari, pada kesempatan tersebut mengatakan dalam kegiatan ini juga di lakukan Penyampaian bantuan pendidikan khusus, dimana ada 7280 Siswa/i akan mendapat bantuan dengan total dana sebesar 7 M pada tahun 2021 se Sumbar.

“Sementara itu, untuk 355 siswa/i untuk Pasaman Barat dengan total dana Rp. 355.000.000; rupiah untuk pelajar tingkat SLTA dan SLB, dan realisasinya akan di salurkan oleh Baznas Pasbar. Berupa pembukaan Rekening Melalui BPD Syariah.”ungkap Ust. Bukhari.

Kedepan sebagaimana keputusan dalam rapat kordinasi Nasional Oleh Baznas Pusat, seluruh perusahaan BUMN di masing-masing daerah Kab/Kota penyerahan zakat karyawan dan perusahaan disetor kepada Baznas masing-masing daerah se Indonesia.

“Nantinya pihak Baznas Pasbar, bisa langsung mengumpulkan dan menyalurkan zakat dari perusahaan yang ada di Pasbar, dan semoga Muzakki lainya seperti pelaku usaha nantinya juga bisa menyalurkan zakatnya ke Baznas hendaknya.” tambah Bukhari.

Lanjutnya, bagi mereka yang telah menyalurkan zakatnya ke baznas akan mendapatkan Kartu NPWZ (Nomor Peserta Wajib Zakat). Baznas Pusat melalui aplikasi Simba bisa mendata bagi para Muzakki untuk upaya untuk transpransi pengumpulan zakat dan pendistribusianya sesuai dengan daerah masing-masing.

“Para Muzakki nantinya akan melihat kemana saja zakat yang mereka salurkan telah didistribusikan. Demi untuk menjunjung azas Transapransi, Syraiat dan lain sebagainya.”jelasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Pasaman Barat, Muhajir mengatakan kegiatan sosialisasi zakat kepada para Muzakki ini sudah dilakukan di se Pasaman Barat, dimana dibagi menjadi dua wilayah. Untuk daerah Pasbar bahagian utara meliputi Kecamatan Lembah Melintang, Gunung Tuleh, Koto Balingka, Sungai Aur, Ranah Batahan dan Sungai Beremas. Di gedung Pertemuan Ujung Gading Pada Selasa (21/12/2021) lalu.

“Untuk hari ini dilakukan kegiatan diwilayah selatan meliputi Kecamatan Pasaman, Talamau, Luhak Nan Duo, Kinali dan Sasak Ranah Pasisia. Juga penyaluran secara simbolis bantuan pendidikan bagi siswa SLTA dan SLB,”katanya.

Lebih lanjut kata Muhajir, pihaknya meminta dukungan kepada semua pihak, baik pemerintah dan Masyarakat Pasbar, untuk senantiasa mendukung dan membantu Baznas Pasbar untuk lebih baik ke depanya.

“Sebagai Informasi beberapa bulan yang lalu bersama Pemda Pasbar kami sudah menyurati perusahan yang ada di Pasbar prihal penyaluran zakat ke Baznas Pasbar.”katanya.

Dilanjutkanya, pihaknya senantiasa tengah melakukan berbagai macam inovasi seperti diantanya penyaluran langsung di setiap kecamatan agar, setiap proposal yang masukkan oleh Mustahik bisa bertemu secara langsung. Lebih dari itu, pemberdayaan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) kecamatan, Sosialisasi zakat, pendataan calon Muzakki dan lain sebagainya.

“Semua perubahan ini kami lakukan guna untuk mebangun citra positif masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kabupaten Pasaman Barat,” tutp Muhajir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.