Takalar, Dutametro.com – Buntut dari peristiwa pengeroyokan dan dilumuri cabai terhadap wanita di Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebabkan polisi menahan dan menetapkan empat orang tersangkanya.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Takalar Iptu Asnawi, mengatakan “Para pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya, Rabu (24/5/2023).
Sementara itu keempat tersangka terdiri dari tiga orang wanita berinisial SW, RMN, NRM serta satu pria inisial HMJ. Sedangkan penetapan tersangka dilakukan melalui gelar perkara tim penyidik pada Selasa (23/5) kemarin.
“Total 4 orang langsung kita lakukan penahanan,” katanya.
Selanjutnya Iptu Asnawi tak menampik dugaan para tersangka mengeroyok dan melumuri tubuh korban dengan cabai karena terkait gosip perselingkuhan. Namun Asnawi mengaku tak mendalami lebih jauh soal motif tersebut.
Dia kemudian menyinggung bahwa para tersangka sebenarnya masih bertetangga dengan korban. Bahkan para tersangka masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.
Disebutkan Asnawi, “Informasinya bertetangga, ada informasinya juga mereka masih ada hubungan keluarga,” katanya.
Sementara tiga tersangka dijerat pasal pengeroyokan dan satu orang lainnya dijerat pasal penganiayaan.
Seperti diberitakan sebelumnya, insiden pengeroyokan terjadi di rumah korban di Dusun Galesong, Desa Galesong Baru, Kecamatan Galesong, Takalar, Rabu (17/5) sekitar pukul 16.30 Wita. Adapun korban diketahui Wanita berinisial M (45).
Menurut Kapolsek Galesong Selatan Iptu Andi Aldiansyah, menyebutkan “Pelaku berteman mendatangi rumah korban, kemudian langsung melakukan penganiayaan secara bersama-sama, yang mengakibatkan korban merasa sakit pada leher sebelah kanan dan sakit pada kepala, pelaku mengolesi lombok atau cabe di badan korban,” ujarnya, Jumat (19/5).
Kemudian Aldiansyah mengatakan kejadian tersebut bermula dari gosip perselingkuhan. Namun dia mengaku belum sempat menanyakan detailnya. Sedangkan anak korban yang berinisial NY (18) juga menjadi korban pengeroyokan.
Aldiansyah menuturkan “Kalau penyebabnya yang kami ketahui pertama itu ada semacam gosip dituduh selingkuh, siapa itu yang selingkuh kami belum tahu karena kami tangani cepat cari visumnya baru bawa ke Polres,” ungkapnya.(H.A)


















