Iklan
Iklan

Bukan Sekadar Dinding Kebersamaan TMMD Ubah Wajah Rumah Ibu Hayati Menjadi Lebih Kokoh

JOMBANG — Perubahan yang terlihat di kediaman Ibu Hayati bukan sekadar soal bahan bangunan yang berubah dari kayu menjadi bata. Lebih dari itu, di balik tembok yang mulai tegak kokoh, terlihat kebersamaan yang tulus antara personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0814/Jombang dan warga Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang. Sabtu (24/10/2026), setiap tumpukan batu bata yang tersusun rapi menjadi bukti nyata kekuatan persaudaraan yang terjalin.

Pengerjaan dilakukan secara bergotong royong: ada yang mengangkat material, mencampur adukan, hingga menyusun bata lapis demi lapis. Suasana terasa hangat, tak ada sekat antara prajurit dan warga semua bekerja dengan satu tujuan, mewujudkan hunian yang layak bagi Ibu Hayati dan keluarganya.

Ibu Hayati tampak ikut serta membantu sebisa tenaganya, menyaksikan langsung perubahan yang terjadi di rumah yang selama ini ia tempati.
“Selama ini saya tinggal dengan dinding kayu yang sudah mulai rapuh. Angin kencang sedikit saja sudah membuat khawatir. Melihat Bapak-bapak TNI dan tetangga datang membangun dengan tulus, saya merasa sungkan sekaligus sangat bahagia. Rumah ini bukan hanya berubah menjadi bata, tapi terasa lebih aman dan tenang bagi saya,” ujar Ibu Hayati dengan mata berkaca-kaca.

Ia menambahkan, kehadiran mereka semua memberikan kekuatan baru baginya. Setiap orang yang datang membantu membawa harapan bahwa kehidupannya akan lebih baik.
Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0814/Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., menyampaikan bahwa kekuatan program ini bukan hanya pada bangunan yang berdiri, melainkan pada kebersamaan yang menegakkannya.

“Ketika warga ikut turun tangan bersama prajurit, maka yang dibangun bukan sekadar rumah melainkan persatuan. Rumah Ibu Hayati menjadi kokoh karena ditopang oleh kepedulian banyak tangan. Itulah kemanunggalan TNI dengan rakyat yang sesungguhnya, dan itulah fondasi paling kuat bagi kemajuan desa,” tegasnya.

Dengan dinding bata yang terus tumbuh tegak, Ibu Hayati kini tidak hanya menantikan rumah yang selesai dibangun melainkan masa depan yang lebih tenang, aman, dan penuh rasa syukur, di mana ia tahu tidak sendirian dalam menjaga kebahagiaan keluarganya.(Zafa)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News