Jumat, Februari 23, 2024

Reses Ketua DPRD Sumbar, Masyarakat Durian Tinggi Minta Perbaikan Jalan Provinsi

Must read

Lima Puluh Kota, Dutametro.com. – Reses Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat bertujuan untuk mencatat, mencatat dan menyusun aspirasi masyarakat/daerah pemilihan dalam bentuk pengaduan serta menyampaikan informasi dari masyarakat untuk mendorong pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Sumbar Supardi saat reses tatap muka anggota DPRD Sumbar, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lime IX, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (25/01). /2024).Ketua DPRD Sumbar juga menyatakan, jeda antar anggota DPRD ini merupakan wadah di mana para anggota DPRD dapat bertemu langsung dan menyampaikan aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangan yang dimiliki anggota DPRD.

DPRD dan juga merupakan wujud kewajiban moral dan akuntabilitas politik kepada pemilih atas pemilunya.“Aspirasi yang terkumpul akan dilaksanakan dalam kerangka pembangunan daerah APBD dan sesuai dengan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumbar,” kata Supardi.

Supardi juga menegaskan, beberapa kontribusi masyarakat seperti pembangunan jalan pertanian, dukungan benih, dan dukungan peralatan traktor akan menjadi pertimbangan dalam penyusunan RKPD yang akan dilaksanakan pada Maret 2024.

“Insya Allah aspirasi Pemkot berdasarkan usulan Walikota akan kami pertimbangkan dalam APBN-P 2024,” kata Supardi.Pada tahun, Walikota Nagari Durian Tinggi menyerukan perbaikan pembangunan jalan kabupaten di Kecamatan Sialang dan normalisasi sungai kapur yang sering terkena dampak banjir.

“Selain itu, banyak warga Nagari Durian Tinggi yang juga tinggal di usaha kecil dan menengah, dan pemerintah kabupaten dan provinsi harus mengatasi masalah ini dan menentukan bagaimana mereka dapat mendukung kehidupan warga Nagari Durian Tinggi,” harapnya.

Menurut Kepala Cabang Bank Nagari Kota Payakumbuh Afrika, SE juga mengatakan bahwa pemerintah pusat melalui Bank Nagari menjalankan program KUR dengan suku bunga sangat rendah untuk mendukung peningkatan kesejahteraan usaha kecil dan menengah setempat. bukanlah suatu jaminan. pinjaman komersial.“Program ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menambah modalnya.

Upaya dalam upaya pengembangan perusahaan itu sendiri, “Tetapi juga harus sesuai dengan syarat-syarat yang telah disepakati,” tuntutnya.Sekitar 200 warga Nagari Durian Tinggi mengikuti rehat individu tersebut dengan disaksikan Ketua DPRD Supardi.

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article