Iklan
Iklan

Beras Bantuan Berwarna Putih Kekuningan, dan Berbungkah-Bungkah Pemerintah Desa Seleksi Ketat Sebelum Diterima Beras Bantuan PBP Bulog Dan Badan Pangan Nasional

Sikakap,Dutametro.com.-Baras bantuan dari Program Bantuan Pangan (PBP) Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dari Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional alokasi bulan februari dan Maret berwarna putih kekuning-kuningan, dan bahkan ada terdapat beras berbungkah-bungkah dan beraroma busuk, melihat hal tersebut pemerintah Desa melakukan seleksi ketat sebelum diterima beras bantuan tersebut.

Beras Bantuan PBP dibawa kapal KM EVA, kapal yang digunakan Bulog untuk pendistribusian beras bantuan PBP Cadangan Beras Pemerintah dari Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional.

Bantuan yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berupa beras dan minyak goreng.

Mutu beras PBP cadangan beras pemerintah dari perum Bulog dan badan pangan nasional kurang bagus sempat terjadi penolakan oleh pemerintah Desa sebelum beras tersebut dimuat ke atas mobil, di pelabuhan Syahbandar Sikakap, setelah Bulog berjanji mengganti beras yang rusak dan penyeleksian beras dengan ketat sebelum diterima oleh pihak pemerintah desa maka disepakati untuk menerima beras bantuan PBP cadangan beras pemerintah dari perum Bulog dan badan pangan nasional.

Tambak hadir waktu pendistribusian beras PBP di pelabuhan Syahbandar Sikakap, Camat Sikakap Rosalinda, anggota Polsek Sikakap, Helmi Narti, Kordinator TKSK Sikakap, Sapriadi, Jasa Pengangkutan Logistik Beras.

Kasi pemerintahan Desa Sikakap, Sudarsono, mengatakan, melihat kondisi beras berwarna putih kekuning-kuningan, bahkan ada yang sudah berbungkah-bungkah dan berbau sebenarnya mau saya tolak pendistribusian untuk desa Sikakap, melihat yang lainnya menerima dengan syarat pendistribusian beras PBP cadangan beras pemerintah dari perum Bulog dan badan pangan nasional dengan ketat, dan Bulog berjanji akan Menganti beras dan minyak goreng yang rusak, termasuk kekurangan -kurangannya, maka saya terima pendistribusian beras dan minyak tersebut.

Tapi penandatanganan serah terima beras dan minyak PBP cadangan beras pemerintah dari perum Bulog dan badan pangan nasional akan di tanda tangani setelah pendistribusian beras dan minyak kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Ujarnya. Rabu, 24 Juni.

Ramilus Sabelau, Pendistribusi Baras bantuan PBP Desa Malakopak, Kecamatan Pagai Selatan, mengatakan, saya menerima bantuan beras PBP cadangan beras pemerintah dari perum Bulog dan badan pangan nasional, dengan catatan diseleksi dulu dengan ketat, beras yang di salurkan Bulog ini layak untuk di makan manusia, Tuturnya.

Helmi Narti, kordinator TKSK Sikakap, menyebutkan, waktu saya Ke Bulog, beras yang akan disalurkan ke masyarakat Pagai bagus semuanya, kok waktu pendistribusian berasnya ada warna putih kekuning-kuningan, ada yang berbungkah-bungkah bertedawan, dan bau, apakah ini ada sangkut pautnya waktu pendistribusian beras dengan mengunakan kapal, lama di atas kapal beras dingin dan basah.

“Untuk itu kedepan saya akan Cuba diskusikan kepada pihak Bulog agar pendistribusian beras PBP ini disalurkan dengan mengunakan mobil dari Padang ke Sikakap dan sekitarnya, ini menurut saya lebih aman dan pendistribusiannya pun cepat, Tuturnya.

Camat Sikakap, Rosalinda, mengatakan, diterima atau tidak diterima diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat,

“Dengan harapan kedepannya tidak terjadi lagi hak seperti ibu, walaupun bantuan tapi harus tetap di jaga mutu berasnya, layak atau tidak layak untuk di konsumsi masyarakat,” Ucapnya.

Jasa Pengangkutan Logistik Beras PBP, menyebutkan, beras yang di salurkan untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai sama jenisnya dengan beras bantuan PBP yang di salurkan ke daerah lain.

Beras tersebut ada beras Thailand, beras darek, beras Vietnam, dan Lampung, bentuknya sama.

“Kalau saya hanya mengantarkannya saja, kalau ada kekurangan atau beras tidak layak di makan, akan di ganti,”Ucapnya.(SL)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News