Sikakap,Dutametro.com.-Walaupun Sarana dan Prasarana Sekolah masih banyak yang harus di perbaiki dan dibenahi seperti seng ruang kelas banyak yang bocor, loteng yang terkelupas, tonggak bangun yang sudah banyak tinggal besi, dan ancaman abrasi pantai yang disebabkan rubuhnya tembok penahan abrasi pantai, ini semua disebabkan karena bangun SMAN 1 Pagai Utara Selatan (PUS) sudah banyak dimakan usia, dengan semangat juang tinggi untuk meraih prestasi tidak menghalangi kepala sekolah dibantu guru-guru bidang studi, wali kelas, serta semangat dari siswa SMAN 1 Pagai Utara Selatan untuk meraih prestasi tidak pernah surut, sebagai bukti di Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 80 Tahun Seorang Siswa SMAN 1 Pagai Utara Selatan Grace Loveisya berhasil memperoleh juara 2 lomba Storytelling tingkat SMA Se Kabupaten Kepulauan Mentawai.
“Walaupun serba keterbatasan dibidang sarana dan prasarana sekolah kita SMAN 1 Pagai Utara Selatan perlu banyak perbaikan, bahkan ancaman abrasi pantai terus terjadi kalau tidak cepat di diperbaiki tembok penahan abrasi pantai yang rubuh itu, tapi ini tidak membuat membuat semangat guru-guru dan siswa SMAN 1 Pagai Utara Selatan untuk meraih prestasi disetiap lomba, sebagai bukti di HUT Bhayangkara ke 80 anak kita Grace Loveisya berhasil meraih juara 2 lomba Storytelling tingkat SMA Se Kabupaten Kepulauan Mentawai,”Ucap Kristin Filliana Br Maringga S.Pd, M.M, Kepala SMAN 1 Pagai Utara Selatan, ke Dutametro.com, Jumat (3/7)
Kata Kristin Filliana Br Maringga, lagi, prestasi yang di capai oleh setiap siswa merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi majelis guru yang ada di SMAN 1 Pagai Utara Selatan, tahun 2026 SMAN 1 Pagai Utara Selatan berhasil mengantarkan 34 siswa lulus Perguruan Tinggi Negri (PTN), Juara Umum Giat Prestasi Ranting (GPR) ke VIII, dan mengantarkan 2 siswa lolos seleksi Tingkat Nasional Bina Talenta Indonesia di dua Universitas yakni Universitas Padjajaran Bandung, dan Universitas Sultan Agung Tirtayasa Banten
“Dengan harapan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar dapat secepatnya memperbaiki Sarana dan Prasarana SMAN 1 Pagai Utara Selatan (PUS) rusak, dan secepatnya pula untuk memperbaiki Tembok penahan abrasi pantai yang rubuh diakibatkan hantaman ombak, bahkan kita pihak sekolah dibantu siswa telah melakukan gotong royong mengangkat tanah untuk menimbun lubang yang disebabkan oleh abrasi pantai, dengan harapan agar abrasi pantai tidak meluas, sesuai dengan kemampuan kami yang kami lakukan, akibat abrasi pantai WC sekolah, kantin sekolah dan beberapa bangunan ruang kelas terancam terkena abrasi, sekali lagi kami berharap kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Mentawai,
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Sumatera Barat agar secepat memperbaiki Sarana dan Prasarana di SMAN 1 Pagai Utara Selatan, di Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai.” Harapnya.(SL)























