Senin, Mei 27, 2024

Gadis Dibawah Umur Di Desa Paduran Sebangau dicabuli Pada Saat Mengaji

Must read

Perbuatan keji dilakukan seorang guru ngaji berinisial SAR (48), asal Batu Licin, Kalimantan Selatan yang tega mencabuli anak didiknya sendiri yang masih di bawah umur.
Parahnya, perbuatan guru ngaji tersebut dilakukan sejak bulan September 2021 hingga bulan Juni 2022 di sela-sela mengajar mengaji.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Kurniawan Hartono melalui Kasihumas, AKP. Daspin mengungkapkan, pelaku melakukan aksi bejatnya di Masjid Komplek Estate AY di Desa Paduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau saat proses belajar mengajar.

“Ada 4 (empat) anak yang jadi korban pencabulan,” jelasnya.

Kronologis kejadiannya, terang Daspin, yakni pada bulan September 2021 sekira jam 15.00 WIB di dalam mesjid Baiturohman PT. SCP 2, korban sedang belajar mengaji dan gilaran anak perempuan. Korban yang pertama, duduk dengan posisi di pangku oleh pelaku sembari korban membaca Iqro.

Perbuatan itu dilakukan kepada korban setiap mengaji selalu dicabuli dengan cara korban dipangku lalu dipeluk dari belakang lalu pada saat korban membaca Iqro lalu tangan terlapor masuk kedalam mukena / baju dan memegang serta meremas kedua payudara korban,jelas Daspin.

“Untuk korban kedua, ketiga dan keempat yang menjadi korban pencabulan juga dilakukan pada saat korban mengaji,” imbuhnya.

Merasa anaknya diperlakukan tidak senonoh, orang tua korban keberatan dan melaporkan pencabulan tersebut ke Polres Pulang Pisau.

“Saat ini guru ngaji cabul tersebut telah kita amankan, untuk barang bukti yakni, 1 (satu) lembar baju mukena warna biru, 1 (satu) lembar mukena rok warna biru, 1 (satu) lembar baju mukena warna hijau, 1 (satu) lembar mukena rok warna hijau,” lanjut Daspin.

Pelaku akan dijerat Pasal 82 ayat (1) jo Pasal 76E Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Penganti Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang jo 65 ayat (1) KUHPidana.

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article