Padang Panjang, dutametro.com – Wali Kota Hendri Arnis menegaskan pentingnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Mall Pelayanan Publik (MPP), Kamis (30/4/2026).
Dalam kunjungannya, Wako Hendri menyoroti masih adanya pelanggaran disiplin di kalangan pegawai, khususnya di lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Ia menekankan, ASN harus menjadi contoh dalam hal kedisiplinan, mulai dari ketepatan waktu hingga kerapian berpakaian.
Didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Zetrial, ia menyebut masih ditemukan pegawai yang tidak mengenakan atribut lengkap, menggunakan sepatu tidak sesuai ketentuan, hingga tidak berada di tempat saat jam kerja.
“Masih ada yang melanggar, mulai dari atribut tidak lengkap, datang terlambat, hingga berada di luar kantor saat jam kerja. Ini harus segera diperbaiki,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan, setiap pelanggaran akan dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku, termasuk pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
“Pasti ada konsekuensi dari pelanggaran ini. Salah satunya pemotongan TPP. Kami harap ini menjadi yang terakhir, ke depan seluruh ASN harus patuh terhadap aturan,” ujarnya.
Wako Hendri berharap seluruh ASN di lingkungan Pemko Padang Panjang dapat meningkatkan kedisiplinan, baik dalam hal kehadiran, kepatuhan terhadap aturan berpakaian, maupun tanggung jawab selama jam kerja, demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Pulkani/shintia)


















