Sekitar 300 Anggota Pramuka Kwarran 09 Sikakap Ikuti Pawai Obor Meriahkan Hari Pramuka ke 63 Tahun

Sikakap,dutametro.com-Sekitar 300 anggota Pramuka Kwartir Ranting 09 (Kwarran 09) Sikakap ikuti pawai obor dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke 63 tahun yang jatuh setiap tanggal 14 Agustus.

Kegiatan pawai obor dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke 63 tahun terlaksana berkat kerjasama Kwarran 09 Sikakap dengan Saka Bhayangkara Polsek Sikakap.

Pawai obor dengan rute star Polsek Sikakap, Dusun Sikakap Timur, Dusun Sikakap Tengah, Dusun Sikakap Barat dan kembali lagi ke Polsek Sikakap.

Sebelum melaksanakan pawai obor terlebih dahulu kegiatan dimulai dengan upacara peringatan Hari Pramuka ke 63 tahun dengan pemimpin upacara Egis Alvan Tasirileleu, dan pembina upacara Hoskilius Sekretaris Camat Sikakap, upacara dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke 63 tahun diadakan di lapangan Polsek Sikakap dihadiri Sekcam Sikakap Hoskilius, Waka Polsek Sikakap Ipda Musa, Danramil 04 Sikakap Kapten CZI Masri, ketua Kwarran 09 Sikakap Two Setiawan, Satgas Pos Pulau Terluar (Puter), Pos Kamla Sikakap, dan tamu undangan terdiri dari kepala sekolah dan lainnya.

Pawai obor di dampingi drumband dari MTsN 2 Mentawai dibawah binaan Alrinaldi kepala MTsN 2 Mentawai.

Two Setiawan, ketua Kwarran 09 Sikakap, mengatakan, kegiatan pawai obor dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke 63 tahun merupakan kegiatan tahunan, ini merupakan program kerja Kwartir Ranting (Kwarran) 09 Sikakap.

Peserta pawai obor mulai dari Pramuka Siaga untuk tingkat SD, Pramuka Penggalang untuk tingkat SMP sederajat, Pramuka Penegak untuk tingkat SMA Sederajat, tuturnya.

Pembina upacara Hoskilius, menyebutkan dalam pidatonya, kegiatan Pramuka merupakan kegiatan yang bersifat positif, dengan kegiatan Pramuka generasi muda, generasi penerus bangsa Indonesia terkhusus Kabupaten Kepulauan Mentawai, dengan mengikuti kegiatan Pramuka bisa melatih kedisiplin dan kemandirian.

Kegiatan Pramuka merupakan kegiatan menumbuhkan rasa percaya diri dan rasa cinta tanah air, dengan tumbuhnya rasa cinta terhadap tanah air maka akan tumbuh rasa patriotisme terhadap negara kesatuan republik Indonesia, dan rela berkorban jiwa dan raga untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Teruslah belajar dan isilah hari-harimu dengan kegiatan yang bersifat positif, di tanganmu lah nanti kelanjutan pembangun bangsa Indonesia khususnya Kabupaten Kepulauan Mentawai,” Ucapnya. (SL)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News