Taliabu | dutametro.com – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu melalui Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berkolaborasi untuk menargetkan sebanyak 85 titik satuan pendidikan yang selama ini masuk dalam area sulit Sinyal (blank spot) kini mulai terintegrasi dengan jaringan internet satelit Stanlink.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pulau Taliabu, Darmanto, M.Pd, mengatakan bahwa penghapusan titik blank sport di sekolah adalah perioritas utama untuk mendukung kedaulatan data daerah.
“Kami di Kominfo berkomitmen untuk memastikan infrastruktur pendukung transformasi digital ini berjalan optimal. Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan adalah kunci agar tidak ada lagi sekolah di Pulau Taliabu yang terisolasi dari akses informasi global. Starlink hadir sebagai solusi atas tantangan geografis kita,” kata Darmanto. Rabu, 07/01/2026.
Ia mengungkapkan, langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, guna untuk melakukan percepatan transformasi digital pendidikan, khususnya di Wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
“Pendistribusian perangkat internet berkecepatan tinggi ini menyasar 83 Sekolah Dasar (SD) dan 2 Pusar Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ,” ujar Darmanto.
Darmanto menjelaskan, untuk memastikan seluruh perangkat sampai ke lokasi tujuan dengan di tengah tantangan geografis Pulau Taliabu, distribusi dilakukan melalui PT POS Indonesia Cabang Bobong.
Sinergi ini memastikan bahwa peralatan teknologi tersebut dapat segera di intalasi dan di gunakan oleh pihak sekolah dalam waktu dekat.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Damrudin Rahman, M.Pd, menyampaikan bahwa bantuan ini akan mengubah wajah pendidikan di sekolah -sekolah penerima.
“Dengan tuntasnya Maslah blank spot di 85 titik ini, guru dan siswa kini memiliki akses yang setara dengan mereka yang di kota. Kami berupaya, memastikan administrasi sekolah, Dapodik, hingga pelaksanaan ujian berbasis komputer tidak lagi terkendala masalah sinyal,” Akhirnya. (Jak)











