Presiden Prabowo Tiba di Malang, Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana

Malang | dutametro.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (8/2).

Kehadiran Presiden dalam agenda keagamaan berskala nasional tersebut menjadi perhatian luas masyarakat dan menandai Kota Malang sebagai salah satu pusat kegiatan nasional.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber lapangan, Presiden Prabowo tiba di Kota Malang pada Sabtu (7/2) dan terlebih dahulu menuju hotel tempatnya menginap di kawasan pusat kota. Setibanya di hotel, Presiden disambut oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Penjabat Wali Kota Malang, serta jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Timur dan Forkopimda Kota Malang.

Turut mendampingi Presiden dalam rangkaian kunjungan tersebut Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Sejumlah kepala daerah di wilayah Malang Raya juga tampak hadir dalam penyambutan serta rangkaian kegiatan.

Selama berada di hotel, Presiden menjalani agenda internal dan persiapan menjelang acara puncak. Aparat TNI dan Polri melakukan penjagaan di sekitar lokasi penginapan, termasuk pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Kota Malang.

Pada Minggu pagi, Presiden Prabowo bertolak menuju Stadion Gajayana untuk menghadiri puncak Harlah NU ke-100. Rombongan Presiden bergerak dengan pengawalan ketat melalui jalur yang telah disterilkan. Sejak pagi hari, ribuan jamaah NU dari berbagai daerah di Jawa Timur dan luar provinsi telah memadati area stadion.
Di lokasi acara, Presiden kembali disambut jajaran pengurus PBNU, para kiai, ulama, serta tokoh nasional dan daerah.

Puncak peringatan satu abad NU berlangsung khidmat dan tertib, dengan partisipasi jamaah dari berbagai latar belakang.

Kegiatan berskala besar tersebut turut berdampak pada aktivitas Kota Malang. Sejumlah hotel di Kota Malang terpantau mengalami peningkatan tingkat hunian selama rangkaian Harlah NU, terutama sejak dua hari menjelang puncak acara. Kondisi tersebut terlihat dari meningkatnya aktivitas tamu rombongan serta padatnya area parkir hotel dibanding akhir pekan biasa.

Selain sektor perhotelan, sebagian pedagang dan pelaku UMKM di sekitar Stadion Gajayana juga merasakan peningkatan aktivitas. Sejak pagi hari, pedagang makanan dan minuman tampak melayani jamaah yang datang silih berganti. Sejumlah pedagang di lokasi menilai aktivitas penjualan lebih ramai dibanding hari Minggu pada umumnya.
Dari sisi pengamanan, aparat gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta relawan NU disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari bandara, hotel tempat Presiden menginap, hingga area Stadion Gajayana. Rekayasa lalu lintas diterapkan di sejumlah ruas jalan untuk memastikan kelancaran kegiatan.

Warga Kota Malang menyambut positif pelaksanaan Harlah NU di kota mereka. Selain merasa bangga karena Malang dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional, masyarakat juga menilai kegiatan berjalan tertib dan memberikan dampak pergerakan ekonomi lokal.

Pemerintah daerah menilai puncak Harlah NU ke-100 menjadi bukti kesiapan Kota Malang dalam menyelenggarakan kegiatan berskala nasional, baik dari sisi infrastruktur, keamanan, maupun dukungan masyarakat.

(sGTg)

Must Read

Iklan

Related News