PURBALINGGA – Suara mesin pengaduk semen (molen) yang meraung dan denting sekop yang beradu dengan kerikil menjadi irama harian di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara di saat ini. Di tengah pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 TA 2026 Kodim 0702/Purbalingga, semangat warga desa setempat justru kian menanjak, seiring dengan progres pembangunan jalan yang mulai menampakkan wujudnya.
Bukan sekadar kewajiban, gotong royong yang tercipta antara prajurit TNI dan warga telah bertransformasi menjadi sebuah ikatan emosional. Pada pembangunan yang menjadi sasaran fisik utama ini, warga tak canggung lagi bekerja bahu-meneru dengan para prajurit untuk memastikan akses transportasi impian mereka segera rampung. Senin (11/5/2026).
Di lokasi TMMD warga terlihat antusiasme yang luar biasa. Pria muda hingga lanjut usia tampak cekatan melangsir material menggunakan gerobak dorong, sementara yang lain sibuk meratakan adonan beton dengan saksama. Keringat yang bercucuran seolah tak dirasa, terbayar oleh bayangan masa depan desa yang lebih maju.
“Melihat bapak-bapak TNI yang bekerja tanpa lelah sejak pagi, kami sebagai warga merasa malu jika hanya berdiam diri. Semangat mereka menular kepada kami. Jalan ini adalah harapan kami untuk membawa hasil tani dengan lebih mudah,” ujar salah seorang warga yang tengah meratakan semen.
Satgas TMMD Reguler Ke-128 terus memacu pengerjaan dengan tetap mengedepankan kualitas infrastruktur. Sinergi yang solid ini menjadi kunci utama keberhasilan program di Desa Krangean. Tidak hanya infrastruktur fisik yang terbangun, namun kemanunggalan TNI-Rakyat kian mengakar kuat di wilayah tersebut.
Pihak Kodim 0702/Purbalingga mengapresiasi tinggi respon positif masyarakat. Tingginya partisipasi warga menjadi bukti nyata bahwa program TMMD sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat pedesaan. (Faiza)



















