PURBALINGGA — Di tengah teriknya cuaca dan padatnya aktivitas pembangunan jalan dalam program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga di Desa Krangean, pemandangan penuh semangat terlihat dari deretan ibu-ibu yang berjalan membawa ember berisi batu. Dengan langkah perlahan namun penuh ketulusan, mereka turut membantu memperkuat badan jalan cor sebelum nantinya dilapisi aspal.
Tak sedikit dari mereka yang harus bolak-balik mengangkut material menggunakan tenaga seadanya. Namun keterbatasan itu tidak menyurutkan semangat para ibu untuk ikut terlibat dalam percepatan pembangunan desa.
Kehadiran mereka menjadi warna tersendiri di lokasi TMMD. Di sela kesibukan sebagai ibu rumah tangga, mereka memilih turun langsung membantu pekerjaan demi mendukung pembangunan jalan yang selama ini dinantikan masyarakat.
Ember demi ember berisi batu dipindahkan menuju titik pengecoran. Walau sederhana, kontribusi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat pengerjaan jalan agar segera bisa digunakan warga dengan lebih nyaman dan aman.
Salah satu warga Desa Krangean, Eki, mengaku dirinya ikut membantu karena merasa pembangunan jalan merupakan kebutuhan bersama yang manfaatnya juga akan dirasakan seluruh masyarakat desa.
“Kami memang hanya membantu semampunya, membawa batu sedikit demi sedikit. Tapi kami senang bisa ikut terlibat, karena jalan ini nantinya juga untuk kepentingan warga semua,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, semangat kebersamaan antara warga dan Satgas TMMD membuat masyarakat semakin antusias untuk turun membantu pekerjaan di lapangan. Ia berharap pembangunan jalan dapat segera selesai sehingga akses warga menjadi lebih mudah.
Kebersamaan yang terjalin di lokasi TMMD menunjukkan bahwa pembangunan bukan hanya tentang alat berat dan material, tetapi juga tentang semangat gotong royong yang tumbuh dari hati masyarakat. Dari ember-ember kecil yang dibawa para ibu, tersimpan harapan besar akan kemajuan desa dan masa depan yang lebih baik bagi warga Krangean.(faiza)




















