Iklan
Iklan

Buka Musda VI LKAAM Sawahlunto, Wawako Jeffry : Niniak Mamak Penjaga Marwah dan Nilai – nilai Adat Minangkabau

Sawahlunto,dutametro.com – Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) kota Sawahlunto menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI, Rabu (20/05/2026 di Saka Hotel Heritage Sawahlunto.Musda bertajuk “Kita wujudkan Sawahlunto maju, mandiri dan berprestasi yang berasaskan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah ” dibuka oleh Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah.
“LKAAM merupakan mitra strategis Pemko dalam menjaga nilai -nilai adat. Harapannya Musda bukan sekedar seremonial, akan tetapi bagian upaya dalam memperkuat peran dan tugas niniak mamak dalam penjaga identitas dan karakter Minangkabau,” sebut Wawako Jeffry dalam sambutannya.

Wawako Jeffry Hibatullah juga menyebut, tantangan besar dalam menjalankan tugas dan fungsi LKAAM saat ini sangat diuji ditengah perkembangan zaman dan teknologi saat ini. Pengaruh negatif serta maraknya generasi muda yang terjerumus dalam hal -hal yang tidak baik seperti Narkotika dan juga LGBT menjadi tantangan bagi niniak mamak.
“LKAAM harus menjadi motor dalam pelestarian nilai – nilai adat dan mampu mengayomi anak kemenakan agar tidak terjerumus kepada perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat,” harap dia.

Sementara Ketua umum LKAAM Provinsi Sumatera Barat diwakili oleh Syafrizal Datuak nan Batuah apresiasi Pemko Sawahlunto yang telah membantu dan memfasilitasi LKAAM Sawahlunto.
“Tugas niniak mamak sebagai penjaga kelestarian adat Minangkabau juga menangkal pengaruh negatif perkembangan zaman tidak mudah diera serba digital. Untuk itu dengan musyawarah ini bisa menjadi momentum meningkatkan kepedulian bersama untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkap dia.

Ketua panitia Marwan Datuak Penghulu Marajo menyebut, musda VI LKAAM Sawahlunto diawali pembukaan dan rapat umum, dilanjutkan sidang pleno I dan pleno II untuk pemilihan ketua LKAAM Sawahlunto periode 2026-2031.
“Kita berharap musyawarah berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik untuk mewujudkan LKAAM yang kuat bersinergi serta memperkokoh tali 3 sapilin dan 3 tungku sajarangan dalam menjaga marwah adat Minangkabau,” harap dia.(riky )

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News