Padang — Musyawarah Provinsi (Musprov) Indonesian Woodball Association (IWbA) Sumatera Barat yang digelar di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu (4/6/2026), menetapkan Prof. Dr. Anton Komaini, S.Si., M.Pd. sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi IWbA Sumatera Barat periode 2026–2031.
Prof. Anton Komaini terpilih secara aklamasi setelah memperoleh dukungan penuh dari pengurus kabupaten dan kota yang hadir dalam forum Musprov.
Kegiatan tersebut dihadiri pengurus IWbA dari 12 kabupaten/kota dari total 13 pengurus yang memiliki hak suara. Tingginya tingkat kehadiran peserta mencerminkan komitmen kuat dalam mendukung keberlanjutan pembinaan dan pengembangan olahraga woodball di Sumatera Barat.
Ketua Pelaksana Musprov, Hadi Pery Fajri, S.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Musprov menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi organisasi sekaligus merumuskan arah kebijakan pengembangan IWbA Sumatera Barat selama lima tahun ke depan.
“Musyawarah Provinsi bukan hanya agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan atlet, serta memperluas pengembangan olahraga woodball di seluruh daerah di Sumatera Barat. Kami berharap kepengurusan yang terpilih mampu membawa organisasi menjadi lebih maju dan berprestasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum IWbA Sumatera Barat periode 2021–2026, Prof. Dr. Muhamad Sazeli Rifki, S.Si., M.Pd., menyampaikan laporan pertanggungjawaban dan capaian organisasi selama masa kepemimpinannya.
Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir IWbA Sumatera Barat menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari aspek pembinaan atlet maupun peningkatan partisipasi daerah dalam berbagai kejuaraan. Salah satu pencapaian penting adalah keikutsertaan atlet woodball Sumatera Barat pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru, IWbA Sumatera Barat diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi di tingkat nasional, serta memperluas pengembangan olahraga woodball hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. (Humas UNP)






















