BUKITTINGGI,dutametro.com.- Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Pendidikan Politik bagi Perempuan se-Kota Bukittinggi. Kegiatan ini merupakan pokok-pokok pikiran (pokir) Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Apt. Linda Wirdayanti.
Acara berlangsung di Hotel Rocky, 5 hingga 6 September 2026, dan diikuti 45 peserta perempuan utusan dari masing-masing kecamatan se-Kota Bukittinggi.
Sekretaris Kesbangpol Kota Bukittinggi, Ramon Arisa Putra, menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran politik masyarakat, khususnya perempuan, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Perempuan Harus Berani Berpartisipasi*
Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Apt. Linda Wirdayanti, menyampaikan pendidikan politik ini menjadi wadah untuk meningkatkan keberanian dan kecerdasan perempuan dalam menyampaikan aspirasi masyarakat.
“Politik bukan hanya masalah kekuasaan dan uang, tetapi bagaimana membangun kebersamaan, menyampaikan aspirasi dan mengemban amanah untuk memperjuangkannya. Perempuan harus berani berpartisipasi dalam pengambilan kebijakan dan terlibat dalam proses pengambilan keputusan, sehingga dapat memperkuat kebijakan yang berdampak bagi masyarakat dan Kota Bukittinggi,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya perempuan-perempuan yang mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat.
Wako: Ciptakan Kebijakan Publik yang Inklusif*
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan pendidikan politik bagi perempuan penting untuk memperkuat keterlibatan perempuan dalam kehidupan demokrasi.
“Perempuan memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam membangun kesadaran politik di lingkungan keluarga. Karena itu, pemahaman terhadap hak dan kewajiban politik perlu terus ditingkatkan,” ujar Ramlan.
Menurut Wako, dengan pemahaman politik yang baik, perempuan dapat terlibat dalam pengambilan keputusan, menciptakan kebijakan publik yang inklusif, serta mencegah marginalisasi.
(Zlk)*





