Iklan
Iklan

Damkar dan Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Desa Wayo

Taliabu, dutametro.com — Kebakaran melanda lahan gambut di arah selatan Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Rabu (7/10/2026) siang. Kobaran api sempat meluas akibat kondisi cuaca panas dan hembusan angin kencang.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 14.50 WIT. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pengamatan awal di lokasi, titik api diduga berasal dari area lahan kosong yang baru selesai dibersihkan dan berada di sekitar lahan gambut.

Kondisi cuaca yang terik disertai angin kencang membuat api dengan cepat merambat. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya untuk mencegah api semakin meluas.

Sekitar pukul 15.10 WIT, warga kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan BPBD Kabupaten Pulau Taliabu untuk meminta bantuan penanganan.

Tim Damkar dan BPBD tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIT. Petugas langsung melakukan pemadaman dan penyekatan bersama Babinsa, personel Polsek, serta masyarakat setempat.

Penyekatan dilakukan untuk mengendalikan pergerakan api sekaligus mencegah kobaran menjalar ke area perkebunan dan permukiman warga yang berada di sekitar lokasi.

Upaya pemadaman dan pembasahan lahan berlangsung hingga sekitar pukul 17.30 WIT. Setelah dilakukan penanganan secara intensif, seluruh titik api berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi dinyatakan aman serta kondusif.

Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. Sementara luas lahan gambut yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1,5 hektare.

Respons cepat Damkar Kabupaten Pulau Taliabu bersama BPBD, TNI/Polri, dan masyarakat setempat berhasil mencegah kebakaran meluas ke wilayah perkebunan maupun permukiman warga.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Terlebih saat kondisi cuaca panas dan angin kencang, api dapat dengan mudah merambat dan berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih luas serta mengancam keselamatan masyarakat dan lingkungan.

(Jk)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News