Jakarta, Dutametro.com – Luapan air yang terjadi di gorong-gorong di Pancoran Mas, Depok telah menyeret hanyut dua remaja perempuan berinisial NH (18) dan SJ (11). Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari yang berbeda.
Diketahui petugas Damkar awalnya menemukan korban remaja SJ dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa malam. Selanjutnya hari ini petugas kembali menemukan satu korban lainnya, yaitu remaja NH, yang juga dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara peristiwa nahas itu terjadi di Jl Tawakal, Pancoran Mas, Depok, pada Selasa, (25/4), pukul 16.00 WIB. Remaja NH dan SJ terseret masuk gorong-gorong hingga ke rawa saat kondisi air meluap.
Menurut keterangan Kepala Seksi Kebakaran dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Tessy Hariyati, mengatakan pihaknya melakukan penyisiran di dekat rawa.
Sebelumnya, kakek salah satu korban sempat mencoba menarik rambut salah satu korban, namun tak berhasil.
Kemudian Tessy mengatakan, “Yang diketemukan saat ini sepatu milik salah satu korban, posisi sepatu di rawa. Pukul 16.12 WIB anggota merapat ke TKP,” katanya, Rabu (26/4).
Pada awalnya Tim Damkar menemukan salah satu korban terlebih dulu, yaitu remaja inisial SJ (11) pada pukul 20.10 WIB Selasa (25/4) malam. Kemudian petugas Damkar kembali berhasil menemukan remaja SJ (11) di dasar rumput rawa dalam keadaan tak bernyawa. Sedangkan, pencarian korban NH terhenti pada pukul 21.40 WIB dan dilanjutkan kembali pada Rabu (16/4) pagi.
Tantangan Pencarian Korban
Tepat pada Rabu (26/4) pagi, pencarian korban berinisial NH kembali dilanjutkan. Kepala Seksi Kebakaran dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Tessy Hariyati, mengungkapkan kendala tim penyelamatan dalam mencari korban. Tessy mengatakan banyak ular jenis weling dan lintah di lokasi pencarian korban.
Disebut Tessy, “Kemudian banyak lintah, anggota kita semua udah kena lintahnya. Jadi semua pakai baju selam semua,” ujarnya, Rabu (26/4).
Sedangkan pada lokasi pencarian yang berada di rawa, Tessy menyebut terdapat titik tertentu lumpur yang tak bisa diprediksi kedalamannya. Menurutnya pencarian korban NH ini pun berbeda dengan sebelumnya. Sebab, hari pertama terkendala penerangan dan cuaca yang tidak kondusif pada pukul 17.00 WIB saat proses pencarian korban SJ.
Korban Kedua Ditemukan di Rawa
Usaha petugas Damkar akhirnya berhasil menemukan jasad korban berinisial NH pada Rabu siang. Adapun jasad korban ditemukan di sekitar rawa setelah terseret arus.
Menurut Kepala Seksi Kebakaran dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Tessy Hariyati, menyebutkan “Korban ditemukan sejauh 20 meter dari lokasi terseret,” katanya, Rabu (26/4/2023).
Kemudian Tessy menyampaikan, NH ditemukan pukul 10.48 WIB di lokasi seperti mata air di dekat pohon kelapa.
“Sudah ketemu pukul 10.48 WIB. Lokasinya itu berada di dalam seperti mata air ya setelah pohon kelapa itu ada mata air,” ungkapnya.
Bahkan kondisi jasad NH saat ditemukan bersih dengan mengenakan baju berwarna pink. “Kuteksnya masih keliatan, dia pake kuteks di kukunya,” jelasnya.(H.A)


















