Ngamuk ke Penjaga Warung, Seorang Pria di Tapin Tewas Ditikam OTK, Polisi Buru Pelaku

Tapin, Dutametro.com – Lantaran marah-marah ke penjaga warung, seorang pria berinisial SL (52) di Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel) tewas usai ditikam orang tak dikenal (OTK). Adapun korban ngamuk dan marah ke penjaga warung karena kesal dia diadukan melakukan tindak asusila.

Menurut penjelasan Kasi Humas Polres Tapin AKP Agung Setiawan, mengatakan “Pelaku dan korban tidak saling kenal, pelaku ini pelanggan warung. Saat itu korban datang marah-marah ke penjaga warung karena tak terima dilaporkan ke istrinya kalau sering pegang-pegang,” jelasnya, Senin (26/6/2023).

Sementara itu peristiwa tersebut terjadi di Jalan Houling KPP Nes 16 B, Desa Kalumpang, Kecamatan Bungur pada Minggu (25/6) dini hari. Dimana pada awalnya korban cekcok dengan istrinya di rumah sebelum akhirnya mengamuk di warung tersebut.

Kemudian lanjut Agung, “Setelah dilaporkan, istri korban ini ngasih tahu. Tersinggung terus dipukulinya istrinya ini sampai benjol-benjol sama korban. Setelah dipukuli habis itu korban ini ndak terima kok dilaporkan sama penjaga warung. Didatangilah di warung itu,” terangnya.

Selanjutnya Agung menjelaskan saat korban marah-marah ke pemilik warung, pelaku sedang minum kopi. Kemudian pelaku yang melihat korban memarahi pemilik warung kemudian berniat melerai namun dipukul oleh korban.

“Mendengar ribut-ribut pelaku ini melerai ‘jangan pak,’ gitu. Akhirnya pelaku didorong dan ditampar,” kata dia.

Akibatnya pelaku yang tak terima dipukul kemudian menarik pisau lading yang dibawanya. Seterusnya dia langsung menikam korban sebanyak 8 kali.

“Lantas pelaku itu bawa lading, ditusuklah ke korban 8 kali. Untuk pelaku refleks karena ditampar dan didorong,” terangnya.

Untuk saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Polisi juga telah mengantongi identitas pelaku.

“Identitasnya sudah dikantongi, sementara masih pengejaran,” pungkasnya.(H.A)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News