Lahat, Dutametro.com – Tiga orang kawanan perampok berhasil menyatroni rumah milik Woro Sulastri (68) seorang pengusana di Lahat, Sumatera Selatan. Dalam aksinya tersebut pelaku sukses membawa kabur uang senilai Rp 550 juta berikut perhiasan emas seberat 201 gram milik korban.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Sapta Eko Yanto mengatakan “Iya benar, memang seperti itu kejadiannya. Indikasinya ke perampokan”, katanya, Jumat (7/7/2023).
Kemudian lanjut Sapta, saat perampokan berlangsung rumah korban yang beralamat di Jalan Sosial, Kelurahan Gunung Gajah, Kecamatan dan Kabupaten Lahat itu sedang dihuni orang tua korban yang sudah lansia seorang diri.
Sapta menambahkan “Tapi karena orang tua korban ini sudah lansia dan sudah agak hilang kesadaran sehingga pelaku dengan leluasa menguras harta korban”, katanya.
Sementara hal itu menurutnya terungkap berdasarkan rekaman CCTV rumah korban yang kini sudah disita polisi usai korban melapor. Sedangkan kejadian perampokan itu diketahui terjadi pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIB akhir Juni lalu.
Sapta mengatakan “Jadi awalnya kita mengira saat kejadian itu rumah korban kosong, tapi setelah kita cek di CCTV ternyata ada orang tua korban yang sudah lansia saat kejadian berlangsung. Namun orang tua korban itu tak tahu jika rumah sudah dimasuki pelaku”, katanya.
Kemudian dalam laporannya korban mengaku saat kejadian itu ia baru saja meninggalkan rumah untuk berangkat ke pasar sekitar pukul 00.30 WIB.
Disebutkan Sapta “Tak lama setelah korban pergi sekitar Pukul 01.00 WIB pelaku masuk ke rumah dengan memanjat tembok”, katanya.
Selanjutnya pelaku merusak kunci pintu belakang rumah kemudian masuk dan langsung mengacak-ngacak lemari di kamar korban dan mengambil uang tunai Rp 550 juta dan perhiasan emas seberat 201 gram (30 suku).
Dikatakannya “Total kerugian kerugian korban seluruhnya senilai Rp 670 juta”, katanya.
Kemudian berdasarkan laporan korban dan rekaman CCTV itu polisi mendapat informasi pelaku berjumlah tiga orang. Para pelaku pun langsung dilakukan pengejaran sampai ke Kota Palembang.
Sapta menuturkan “Dua pelaku kita tangkap duluan saat kabur dan menginap di sebuah hotel di Palembang. Dari hasil pengembangan pelaku satu lagi kita tangkap saat masih berada di wilayah Lahat”, jelasnya.(H.A)

















