PADANG – Semangat persatuan dan toleransi mewarnai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kota Padang Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Apeksi, Balai Kota Aie Pacah, Senin (1/6/2026) pagi. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur TNI-Polri, hingga para pelajar tingkat SMP negeri dan swasta se-Kota Padang.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, bertindak sebagai inspektur upacara. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung semangat bahwa Pancasila merupakan dasar negara yang mampu mempersatukan keberagaman bangsa Indonesia sekaligus menjadi fondasi dalam menciptakan perdamaian.
Kehadiran para pelajar dalam upacara tersebut menjadi salah satu bentuk penanaman nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Mereka tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan seremonial, tetapi juga memaknai pentingnya Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Salah seorang peserta upacara, Cahaya Naran Valentina, siswi kelas VIII SMP Negeri 18 Padang, mengaku bangga dan senang dapat mengikuti peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat kota tersebut. Menurutnya, kegiatan itu memberikan pengalaman baru sekaligus memperkuat pemahamannya terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
“Menurut saya upacara ini sangat menyenangkan, menarik, dan menambah pengalaman baru bagi saya. Sila yang paling saya sukai adalah Persatuan Indonesia, karena Indonesia memiliki banyak agama, suku, dan ras, tetapi tetap tidak terpecah belah karena dipersatukan oleh Pancasila,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Auli Tiara, siswi kelas VIII SMP Negeri 27 Padang. Ia menilai Pancasila merupakan pedoman hidup yang harus terus dijaga dan diamalkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Menurut Auli, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi landasan penting dalam menjaga kerukunan, toleransi, serta keutuhan bangsa di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia.
Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Padang tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, diharapkan Pancasila tetap menjadi perekat yang menjaga keutuhan Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman. Butet






















