Jumat, April 19, 2024

Aksi Bom Bunuh Diri di Rapat Umum Partai di Pakistan, 44 Orang Tewas

Must read

Jakarta, Dutametro.com – Dilaporkan sebanyak 44 orang tewas dalam suatu ledakan bom bunuh diri yang terjadi saat digelarnya rapat umum sebuah parai Islam di Pakistan.

Selain itu juga dilaporkan lebih dari 100 orang juga terluka dalam ledakan di Distrik Bajaur, tempat Jamiat Ulema-e-Islam-Fazl (JUI-F) mengadakan pertemuan. Diperkirakan ratusan orang menghadiri acara JUI-F pada hari Minggu di kota Khar, di Distrik Bajaur, di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, dekat perbatasan Afghanistan.

Sementara itu polisi mengatakan kepada BBC bahwa mereka menemukan bukti yang menunjukkan bahwa ledakan itu kemungkinan serangan bom bunuh diri.

Sedangkan operasi penyelamatan dinyatakan berakhir dan semua korban yang terluka telah dibawa ke rumah sakit, kata seorang pejabat pemerintah.

Kemudian para pejabat terkait menyatakan jumlah korban tewas dapat bertambah, karena 15 orang berada dalam kondisi kritis.

Sementara itu motif di balik serangan bom bunuh diri itu masih belum jelas. Selanjutnya pasukan keamanan telah menutup daerah itu dan penyelidikan atas ledakan itu tengah berlangsung.

Menurut salah seorang saksi mata mengatakan tenda itu runtuh, dan menimpa sebagian orang yang berusaha sekuat tenaga meninggalkan lokasi kejadian.

Bahkan dalam sebuah tayangan yang disiarkan TV lokal menunjukkan mobil ambulans mengangkut orang-orang yang terluka ke rumah sakit.

Sedangkan pihak kepolisian memastikan mereka yang mengalami luka serius telah diterbangkan helikopter militer ke Peshawar untuk perawatan darurat.

Untuk selanjutnya pihak berwenang telah mengumumkan keadaan darurat kesehatan di rumah sakit di distrik tersebut.

Sementara itu beberapa orang yang terluka parah telah menunggu di lorong klinik kesehatan berjuang untuk mengatasi tingginya jumlah korban.

Dalam insiden ledakan bom bunuh diri itu seorang pemimpin regional JUI-F, Maulana Ziaullah tewas, kata pejabat setempat kepada BBC.

Adapun JUI-F adalah partai politik agama dan merupakan bagian dari koalisi pemerintah di parlemen Pakistan.

Terkait insiden bom bunuh diri tersebut Perdana Menteri (PM) Pakistan, Shehbaz Sharif mengutuk pihak yang bertanggung jawab sebagai teroris yang telah “mentargetkan mereka yang berbicara untuk Islam, Quran dan Pakistan” dan mengatakan mereka akan menghadapi “hukuman nyata”.

Selanjutnya dalam sebuah pernyataan Sharif mengatakan, “Para teroris adalah musuh Pakistan, kami akan melenyapkan mereka dari muka bumi” katanya.

Seperti diketahui bahwa pertemuan politik tersebut merupakan kesempatan bagi JUI-F untuk menggalang dukungannya, menjelang pemilihan yang diperkirakan akan berlangsung akhir tahun ini.

Hingga saat ini belum ada pihak-pihak yang mengatakan mereka melakukan serangan itu, cabang lokal kelompok yang menamakan diri Negara Islam di Pakistan, mengklaim berada di balik beberapa serangan tahun ini di Bajaur dan sebelumnya mengklaim menargetkan JUI-F.

Sedangkan pada Juni para militan mengatakan mereka berada di balik pembunuhan seorang pejabat partai di Desa Inayat Killi.

Sedangkan ISIS mengeluarkan klaim atas nama cabang “Provinsi Khorasan” (ISKP), yang beroperasi di Afghanistan dan barat laut Pakistan.

Selanjutnya kelompok itu juga mengklaim serangan di Pakistan atas nama cabang “Provinsi Pakistan”.(H.A)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article