spot_img

Saling Menyalahkan! Oknum TKSK Kayuagung dan Oknum Pengawai Bank Mandiri KCP Tanjung Raja Diduga Ada Main

Oknum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berinisial (T) diduga ada main alias kongkalikong (Persekongkolan) dengan oknum pegawai Bank Mandiri Kepala Cabang Pembantu (KCP) Tanjung Raja, berinisial (J).

Dugaan tersebut didapat berdasarkan keterangan dari keduanya yang saling bertentangan, saling menyalahkan, dan tidak ada yang mengaku antara satu sama lain dari keduanya, saat ditanya tentang keterangan soal pemberitahuan reset mesin EDC kepada e-Warong.

Keduanya kompak menyangkal ketika ditanyanya alasan kenapa tidak ada yang memberitahukan e-Warong untuk mengumpulkan mesin EDC yang kemudian direset guna memperlancar penyaluran PKH dan Sembako (BPNT).

Adapun dari kedua oknum TKSK Kecamatan Kayuagung (T) dan oknum pegawai Bank Mandiri KCP Tanjung Raja (J) mengatakan.

“Aku kurang tau juga, mulai tahun ini kami tidak lagi sebagai pendamping, kembali ke PKH semua. Tidak lagi TKSK, Kami tidak lagi mendampingi e-Warong ataupun KPM. Langsung saja ke Dinsos. Kami tahun ini tidak ada SK nya. Segala sesuatu data BPNT Verifikasi nya Pendamping PKH yang melaksanakan. Tidak berani melakukan tindakan kalau tidak ada SK atau Surat Tugas nya. Kecamatan mungkin yang urusnya
Kalau kami, tidak tau lagi masalah e-Warong. Sejak awal tahun program BPNT sudah berpindah, ujar,” oknum TKSK Kayuagung (T) melalui pesan WhatsAppnya. Selasa, 9 Agustus 2022.

Ditempat terpisah oknum pegawai Bank Mandiri KCP Tanjung Raja (J) dalam kalimatnya menuliskan, Kami koordinasi nya sama pihak Kecamatan, dan juga namanya langsung dari kantor pusat, sama Pak Taufik waktu itu, katanya.

Adanya hal tersebut tentu menjadi tanda tanya bersama, tentang dugaan ada main (Persekongkolan) antara, oknum TKSK Kecamatan Kayuagung dan oknum pegawai Bank Mandiri KCP Tanjung Raja.

Maka diharapkan dengan adanya berita ini agar semua pihak dapat meninjau kinerja oknum-oknum tersebut yang diduga syarat kepentingan, sehingga mengabaikan pelayanan kepada masyarakat. (Red)

Must Read

Iklan
Iklan
iklan

Related News