Kapolres Bersama Wako Solok, dan Forkompinda Musnahkan 679 Botol Miras

oleh -47 Dilihat
kapolres
Sebanyak 679 botol minuman keras (Miras) serta empat jerigen minuman jenis Tuak dimusnahkan (Dok Siska)
Sebanyak 679 botol minuman keras (Miras) serta empat jerigen minuman jenis Tuak dimusnahkan, Kapolres Bersama Wako Solok, dan Forkompinda   Selasa, 10 Januari 2023, di Mapolres Solok Kota. Minuman beralkohol itu sitaan dalam Operasi Penyakit Masyarakat SIKAT SINGGALANG 2022.

Walikota Solok menyebutkan, dari pemusnahan ini, setidaknya bisa menyelamatkan ribuan orang dari ancam Miras, apalagi Miras yang dimusnahkan hanya dari operasi Singgalang jajaran Polres Solok Kota.

Menurut H.Zul Elfian Umar, pemusnahan Miras itu adalah bukti keseriusan Polres Solok kota dalam menekan angka kriminalitas didaerah setempat, sekaligus dalam memberikan efek jera dengan memberlakukan tindakan hukum kepada pelakunya.

Dikatakannya, kota Solok termasuk rawan peredaran Miras, kami mendukung penuh upaya Polres Solok Kota menekan peredarannya, apalagi sudah ada regulasi yang melarang Miras dijual secara bebas.

” Izinkan kami menyampaikan apresiasi atas upaya Kapolres Solok kota dan jajarannya dalam menekan angka kriminalitas, Ki berharap ini menjadi aksen berkelanjutan ” tutup H.Zul Elfian.

Sementara itu sebelum ratusan Miras itu dimusnahkan, Kapolres AKBP. Ahmad Fadilan mengatakan, perdagangan atau peredaran minuman keras adalah hal yang ilegal, kami akan terus mencari dan memusnahkan, serta akan memberikan tindakan hukum kepada pelakunya.

Pada kesempatan kali ini, ungkap AKBP.Ahmad Fadilan, barang bukti yang akan dimusnahkan berjumlah 679 botol dari berbagai macam merk, serta empat jerigen minuman jenis Tuak.

Bir Bintang berjumlah 50 karton (600 botol), bermerek Guinness sebanyak 42 botol, Anggur Merah botol besar 14 botol, Anggur Merah botol kecil 3 botol, Newport 12 botol, Whisky 2 botol, serta Soju 6 botol.

Ditambahkannya, untuk menyelamatkan generasi penerus dengan memberantas penyakit masyarakat serta peredaran Narkotika, perlu adanya sinergi pemerintah daerah dengan penegak hukum, dan juga masyarakat, sehingga dalam mewujudkan kota Solok yang aman dan nyaman akan lebih maksimal.

” Kita lakukan edukasi literasi dan memberikan banyak kegiatan positif, serta memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengapresiasi eksistensi dirinya ” papar AKBP.Ahmad Fadilan. (F.Siska)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.