Kediri Jatim ,utametro.com. – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kediri terus menggencarkan layanan jemput bola perekaman E-KTP bagi masyarakat. Salah satunya melalui program E-KTP Goes to School, yang menyasar pelajar usia 16–17 tahun.
Kepala Dispendukcapil Kota Kediri, Drs. R. Marsudi Nugroho, M.Pd, mengatakan program tersebut diintensifkan untuk mempercepat perekaman data kependudukan bagi pemula.
“Kami intensifkan seminggu 3–4 kali program jemput bola untuk mempercepat perekaman E-KTP,” ujarnya.
Melalui program ini, petugas Dispendukcapil datang langsung ke sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman data biometrik, seperti foto, sidik jari, dan retina bagi pelajar yang telah memenuhi syarat usia.
Pada Selasa (10/3/2026), layanan E-KTP Goes to School dilaksanakan di SMA Pawyatan Dhaha Kediri. Pada hari yang sama, Dispendukcapil juga menggelar layanan jemput bola di sejumlah kelurahan, di antaranya Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kelurahan Blabak, dan Kelurahan Banjaran.
Dalam pelaksanaan perekaman E-KTP tersebut, para pelajar cukup membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK). Proses perekaman dilakukan dengan cepat, sementara KTP yang telah dicetak nantinya dapat diambil melalui sekolah masing-masing setelah siswa genap berusia 17 tahun.
Bagi pelajar yang masih berusia 16 tahun, mereka akan diberikan bukti pengambilan untuk digunakan saat telah memasuki usia 17 tahun.
Selain menyasar pelajar, program jemput bola Dispendukcapil juga dilaksanakan di tingkat kelurahan hingga RT dan RW. Layanan ini mencakup aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau KTP Digital, pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, hingga pelayanan bagi warga dengan kebutuhan khusus seperti ODGJ.
Melalui layanan tersebut, Dispendukcapil berharap masyarakat semakin mudah mengurus dokumen kependudukan sekaligus mendukung terwujudnya program Kota Kediri Tertib Administrasi Kependudukan (KITA).(Ndi)











