Iklan
Iklan

KAPAL BAGAN JAMCHA 01 KANDAS DAN MENGALAMI KEBOCORAN DI PERAIRAN PULAU MALILIMOK MENTAWAI

Mentawai,dutametro.com.-Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Mentawai melaksanakan Operasi SAR terhadap kecelakaan Kapal Bagan JAMCHA 01 mengalami kecelakaan kandas dan mengalami kebocoran di sekitar Perairan Pulau Malilimok, Desa Katurei, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Sabtu (10/10).

Informasi kejadian diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Mentawai, Sabtu (10/10), pukul 08.30 WIB, dari salah seorang Anak Buah kapal (ABK) bernama Lingga.

Kepada Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Mentawai Lingga, Anak Buah Kapal Bagan JAMCHA 01 mengatakan, Kapal Bagan Jamcha 01 mengalami kecelakaan kandas sekitar pukul 03.00 wib, Sabtu (11/10).

Akibat kandas tersebut kapal Bagan kami mengalami Kebocoran di 6 Titik Kebocoran, papan pada bagian bawah Kapal Patah.

Kapal Bagan JAMCHA 01 berangkat dari Carocok Tarusan pada Kamis (8/10), sekira pukul 10.00 WIB, dengan tujuan mencari ikan.

Kapal tersebut kemudian tiba di perairan Mentawai pada Jumat (9/10), sekitar pukul 12.00 WIB.

Akibat cuaca tidak bagus, ombak besar dan angin kencang kapal kandas dan mengalami kebocoran sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut, ujarnya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, pada pukul 08.45 WIB, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai bergerak cepat menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Mentawai. Sebanyak tujuh personel diberangkatkan dalam pelaksanaan operasi tersebut.

Lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 1°45’9″ LS dan 99°17’34” BT, dengan jarak sekitar 24 nautical mile (NM) dan arah 313 derajat dari Dermaga Tuapejat. Estimasi waktu tempuh menuju lokasi kejadian sekitar satu jam.

Berdasarkan laporan awal diterima Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Mentawai, diatas kapal Bagan tersebut terdapat 10 orang, terdiri atas satu nakhoda, satu kepala kamar mesin (KKM), dan delapan anak buah kapal (ABK). Hingga laporan awal ini disusun, informasi mengenai kondisi keseluruhan korban masih memerlukan pembaruan dari tim di lapangan.

Adapun kapal yang mengalami kecelakaan adalah Kapal Bagan JAMCHA 01 dengan tonase GT 30 dan panjang sekitar 24 meter. Kapal memiliki ciri lambung berwarna merah dengan bagian tepi lambung berwarna putih, serta bagian sayap berwarna kombinasi putih, hijau, dan merah.

Dalam pelaksanaan operasi, Tim SAR membawa sejumlah peralatan pendukung, antara lai RIB 02, PLB, alat komunikasi, perangkat navigasi dan pemantauan, peralatan medis, telepon satelit, Starlink Portable, untuk mendukung koordinasi dan keselamatan personel selama operasi berlangsung.

Kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah berawan, dengan kecepatan angin sekitar 5,9 knot dan tinggi gelombang berkisar antara 1,5 hingga 2,5 meter.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap perkembangan operasi. Informasi lebih lanjut mengenai kondisi kapal dan seluruh awak kapal akan disampaikan setelah terdapat pembaruan resmi dari tim di lapangan. (SL)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News