Iklan
Iklan

Bupati Mentawai Rinto Wardana Dorong Pelestarian Budaya Asli di Hari Kebudayaan 2026

Tuapeijat,dutametro.com .—Bupati Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, S.H., M.H mendorong pelestarian budaya asli Mentawai. Hal itu disampaikannya saat membuka secara resmi perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Kebudayaan Tahun 2026, Kamis (29/10), di Aula Kantor Desa Sipora Jaya Km.7, Kecamatan Sipora Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menyemarakkan Hari Kebudayaan Tahun 2026 sekaligus menindaklanjuti imbauan Menteri Kebudayaan RI melalui surat Nomor B/730/MK.KB.0300/2026 tanggal 13 Oktober 2026.

Bupati Rinto Wardana menyampaikan bahwa peringatan Hari Kebudayaan yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi momentum penting untuk memperkenalkan dan mengangkat kembali kekayaan budaya asli Mentawai.

“Ini merupakan pertama kalinya kita melaksanakan perayaan Hari Kebudayaan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Melalui kegiatan ini, saya berharap budaya asli Mentawai dapat semakin dikenal, tidak hanya oleh masyarakat kita sendiri, tetapi juga oleh masyarakat luas,” ujar Rinto Wardana.

Ia menegaskan, kebudayaan merupakan identitas dan jati diri masyarakat Mentawai yang harus dijaga serta diwariskan kepada generasi penerus. Menurutnya, berbagai warisan budaya seperti lagu-lagu tradisional, tarian Mentawai, kerajinan tangan, hingga aksesori adat merupakan kekayaan daerah yang memiliki nilai penting.

“Kita memiliki banyak kekayaan budaya yang menjadi ciri khas Mentawai. Ada lagu-lagu tradisional, tarian, kerajinan, serta berbagai aksesori adat yang harus terus kita jaga dan perkenalkan kepada generasi muda. Jangan sampai budaya yang menjadi identitas kita ini hilang karena perkembangan zaman,” tegasnya.

*(SL)*

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News